Konten dari Pengguna

8 Konsep Dasar Akuntansi dalam Ilmu Ekonomi dan Penjelasan Lengkapnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konsep dasar akuntansi. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Konsep dasar akuntansi. Sumber: unsplash.com

Konsep dasar akuntansi dalam ilmu ekonomi merupakan landasan yang berlaku secara umum sehingga diperoleh suatu kesatuan analisis, pandangan, dan pendapat, baik oleh penyaji informasi keuangan maupun pihak lain yang memerlukannya. Setiap akuntan tentunya harus paham tentang konsep dasar ini. Tujuannya adalah untuk mengindari adanya kesalahan dalam pencatatan akuntansi yang bisa memengaruhi kondisi keuangan perusahaan dan mengakibatkan kesalahan dalam proses pengambilan keputusan.

8 Konsep Dasar Akuntansi dalam Ilmu Ekonomi

Konsep dasar akuntansi. Sumber: unsplash.com

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang 8 konsep dasar akuntansi dalam ilmu ekonomi yang dikutip dari buku Cara Mudah Memahami Akuntans: Inti Sari Konsep Dasar Akuntansi karya Hery (2015).

  1. Konsep dasar akrual dalam akuntansi, yaitu suatu peristiwa usaha langsung diamati dan dikaitkan dengan waktu terjadinya peristiwa.

  2. Dasar kas, yaitu transaksi ekonomi diakui pada saat terjadinya pembayaran atau penerimaan kas dan dicatat dalam buku akuntansi serta dilaporkan dalam laporan keuangan.

  3. Konsep kesatuan usaha, yaitu informasi keuangan perusahaan yang hanya menginformasikan masalah keuangan perusahaan itu sendiri sesuai dengan standar akuntansi.

  4. Kesinambungan, yaitu laporan keuangan perusahaan yang disusun secara periodic sehingga diperoleh informasi kemajuan atau kemunduran usaha. Dengan membandingkan laporan antar periode, maka akan didapat suatu data yang akurat tentang naik turunnya pendapatan dan beban.

  5. Penetapan beban dan pendapatan, yaitu perhitungan laba rugi yang dilaporkan menggambarkan keadaan yang sebenarnya dalam jangka waktu tertentu atau periode tertentu. Penetapan beban dan pendapatan perusahaan hanya diakui dalam periode yang bersangkutan sehingga beban dan pendapatan yang terjadi benar-benar sudah direalisasikan.

  6. Harga perolehan, yaitu jumlah uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan sebuah barang atau jasa dalam pertukaran.

  7. Konsep dasar periode akuntansi, yaitu pelaporan informasi keuangan secara berkala. Tujuannya adalah untuk menentukan strategi dan kebijakan perusahaan di masa mendatang sesuai dengan konsep dasarnya.

  8. Pengukuran nilai uang, yaitu transaksi usaha harus dapat diukur dengan satuan uang tertentu. Demikian juga dengan harta, utang, dan modal yang terdapat dalam perusahaan.

Itulah penjelasan singkat tentang 8 konsep dasar akuntansi yang perlu Anda pahami. Semoga bermanfaat. (Anne)