Alasan Dibutuhkannya Variasi Pola Lantai pada Tarian

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak aspek yang dibutuhkan dalam melakukan tarian, baik tari tradisional maupun tari modern. Salah satu elemen penting yang perlu diterapkan yaitu variasi pola lantai. Varian pola lantai diperlukan agar tarian lebih terlihat indah.
Pola lantai merupakan jalur garis yang dijadikan sebagai acuan untuk dilewati para penari saat berada dipangung. Pola lantai merupakan suatu pola yang dibentuk untuk memudahkan penari dalam bergerak, berpindah, ataupun bergeser ke berbagai posisi di atas panggung.
Pola atau garis yang dimaksud yaitu pola garis maya yang dibuat oleh penari saat melakukan gerakan tari. Pola ini akan mempermudah penari dalam menyampaikan makna keindahan melalui setiap gerakan yang ditampilkan.
Fungsi Pola Lantai
Fungsi pola lantai yatu agar para penari dapat menata gerakan tari. Sehingga lebih kompak dan selaras. Pola lantai dibangun untuk memperelok pertunjukan seni tari. Dengan begitu, maka pembuatan pola lantai perlu memperhatikan beberapa aspek, seperti variasi pola lantai, makna pola lantai, jumlah penari, koreografi, dan tempat pertunjukan.
Tujuan pola lantai
Ada beberapa tujuan dibentuknya pola lantai, yaitu:
Untuk membuat penari tidak bertabrakan dengan penari lainnya, sehingga letaknya sinkron atau sesuai.
Untuk membedakan gerakan antar seni tari satu dengan yang lainnya.
Membuat sebuah tarian tampil menarik Membuat penari bisa tampil atau terlihat secara keseluruhan oleh penonton.
Penari dapat menguasai panggung
Variasi Pola Lantai
Mengutip buku 99% Sukses Menghadapi Ulanga Harian SD/MI Kelas 6 (2018), variasi pola lantai dibuat oleh koreografer atau penata tari. Seperti yang telah disebutkan di atas, varian pola lantai diperlukan agar tarian terlihat indah. Adapun variasi pola lantai yaitu sebagai berikut:
Pola lantai horizontal: mendatar ke samping, ke kanan atau ke kiri.
Pola lantai vertikal: maju-mundur.
Pola lantai melingkat: melingkat atau setengah lingkaran.
Pola lantai diagonal: serong menyudut ke kiri atau ke kanan.
Variasi pola lantai diperlukan agar tarian yang ditampilkan dapat “lebih hidup” dan menguasai suasana panggung. Dengan memperhatikan pembuatan variasi pola lantai, maka performa para penari dapat ditampilkan secara optimal.
(DLA)
