Konten dari Pengguna

Alasan Penggunaan Kata Khusus pada Teks Deskripsi Bahasa Indonesia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Dalam mempelajari tata bahasa, kita perlu mengetahui alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi Indonesia. Kata khusus adalah suatu kata yangmemiliki makna dan cakupan yang lebih sempit. Ruang lingkup kata khusus cenderung terbatas, sehingga maknanya tidak seluas kata umum.

Kata khusus juga disebut sebagai hiponim. Hiponim adalah frasa yang maknanya tercakup dalam kata lain pada kata umumnya. Kata khusus digunakan dalam suatu kalimat agar pembaca dapat lebih lebih mudah memahami atau mengerti konteks kata yang sedang dibahas di dalam teks.

Mengutip buku Managemen Bahasa: Pengorganisasian Karangan Pragmatik dalam Bahasa Indonesia (2001), kata dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kata umum dan kata khusus. Pengkategorian tersebut didasarkan pada luas tidaknya cakupan makna yang terkandung dalam suatu kata.

Apabila suatu kata mengacu pada pengelompokan makna yang luas, maka kata tersebut tergolong sebagai kata umum. Adapun jika suatu kata mengacu pada maksud yang konkret dan khusus, maka kata tersebut disebut dengan kata khusus.

Alasan Penggunaan Kata Khusus pada Teks Deskripsi

Ilustrasi Alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi Bahasa Indonesia yaitu untuk memberikan ketepatan makna yang konkret, sehingga pembaca tidak mudah bingung dalam memahami isi pesan teks.

Cara menyajikan kata khusus dalam sebuah teks deskripsi yaitu dengan menjelaskan kata umum agar lebih khusus dan memiliki makna lebih sempit. Dengan begitu, pembaca tidak akan menafsirkan teks dengan imajinasi yang lebih luas.

Dalam buku Public Speaking: Gaya dan Teknik Pidato Dakwah (2019) juga dijelaskan bahwa penggunaan kata juga berdampak pada ketepatan dalam penyampaian informasi.

Apabila ingin memperoleh ketepatan pengertian pada pembaca, maka seorang penulis perlu memilih kata khusus daripada kata umum. Hal ini karena kata umum sifatnya terlalu luas, abstrak dan kurang jelas.

Dalam hal ini, pengarang memang membutuhkan ketrampilan bahasa yang baik agar dapat menyampaikan informasi yang mudah ditangkap maksudnya oleh pembaca. Itulah alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi lebih banyak dipakai daripada kata umum.

(DLA)