Konten dari Pengguna

Apa Itu Analogi? Ini Pengertian dan Contohnya!

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi analogi dalam bacaan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi analogi dalam bacaan. Foto: Unsplash

Dalam bahasa Indonesia, pengertian analogi adalah salah satu jenis persamaan yang banyak digunakan penulis untuk menggambarkan sesuatu dalam tulisan yang disusunnya. Tidak hanya itu, kita juga sering menggunakan analogi dalam obrolan keseharian kita.

Untuk memahami lebih jelas mengenai apa itu analogi dan contoh penggunaannya, simak ulasan singkat mengenai analogi hingga jenis-jenisnya berikut ini.

Analogi Adalah Persamaan Kata: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Ilustrasi analogi dalam bacaan. Foto: Unsplash

Dalam percakapan sehari-hari, baik sadar atau tidak, kita sering menggunakan analogi untuk membantu lawan bicara kita memahami dan mencerna hal atau informasi yang kita sampaikan karena sifatnya terlalu asing secara umum.

Dikutip dari Think Smart Bahasa Indonesia oleh Ismail Kusmayadi (2007: 16), analogi biasanya digunakan penulis untuk membandingkan sesuatu yang tidak atau kurang dikenal dengan sesuatu yang dikenal baik oleh umum untuk menjelaskan hal yang kurang dikenal umum.

Dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa analogi adalah perbandingan yang bersifat sistematis dari dua hal yang berbeda, tetapi dengan memperlihatkan kesamaan segi atau fungsi dari kedua hal tersebut untuk mengilustrasikan atau menggambarkan sesuatu yang sepadan.

Banyak sekali padanan yang sering digunakan dan bisa kita temukan, baik dalam tulisan yang kita baca atau dalam obrolan. Berikut adalah contoh analogi yang banyak digunakan dalam keseharian:

  • "Jarak antara rumah dan kampus sangat mirip dengan jarak antara Depok dan Bandung."

  • “Rumahnya besar seperti lapangan.”

  • “Wah hari ini wajahmu cerah seperti langit tanpa awan.”

  • “Harinya buruk sekali seperti kiamat akan tiba sebentar lagi.”

  • “Rasanya enak seperti permen gulali yang biasa kita makan.”

  • “Airnya dingin sekali seperti salju Kutub Utara.”

Berdasarkan pemaparan tentang analogi dan contohnya tersebut, kita dapat mengetahui bahwa penggunaan analogi sangat membantu untuk berkomunikasi dengan baik pada lawan bicara.

Hal itu sesuai dengan manfaat penggunaan analogi untuk menyederhanakan topik yang sedang dibicarakan, sehingga lawan bicara kita mengerti informasi yang disampaikan meski mereka belum pernah menjumpai atau merasakan hal tersebut.

Baca Juga: Contoh Soal Analogi dan Jawabannya

Jenis-Jenis Analogi

Ilustrasi membaca buku yang berisi analogi. Foto: Pexels

Analogi adalah proses penyimpulan dengan membandingkan dua peristiwa atau benda, sehingga mampu menyimpulkan sesuatu yang baru dengan melihat persamaan dan perbedaannya. Analogi dapat membantu menerangkan sesuatu yang rumit secara konkrit dan lebih mudah dicerna.

Dikutip dari Language Logic: Prinsip-Prinsip Pernalaran Berbahasa oleh Agustinus Gereda (2022: 114), analogi dibagi menjadi dua jenis, yaitu analogi induktif dan analogi deklaratif. Berikut penjelasannya.

1. Analogi Induktif

Analogi induktif adalah analogi yang disusun berdasarkan persamaan yang ada pada dua fenomena, kemudian ditarik kesimpulan bahwa apa yang ada pada fenomena pertama terjadi juga pada fenomena kedua. Berikut contoh analogi induktif:

Sekitar tahun 1965, kita mengenal Kesatuan Aksi Muhamadiyah (Kokam) yang tampil dengan seragam loreng dan baret hijau. Ada pula Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang dilahirkan oleh Nahdatul Ulama.

Tidak hanya itu, dalam menghadapi kekuatan PKI yang merajalela muncul pula Baladhika Karya yang kegiatan utamanya adalah bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kelompok-kelompok itu tumbuh subur pada era Orde Baru bak cendawan di musim hujan, di setiap daerah.

Pascaorba bermunculan pamswakarsa. Eksistensinya sama, pengaman partikelir yang mampu menjatuhkan dua presiden pasca Soeharto. Tidak dapat dipungkiri, munculnya pamswakarsa bukanlah merupakan hal baru.

2. Analogi Deklaratif

Analogi deklaratif adalah metode untuk menjelaskan atau menegaskan sesuatu yang belum dikenal atau masih samar, dengan sesuatu yang sudah dikenal.

Metode penyimpulan ini dilakukan dengan menunjukkan persamaan dan perbedaannya sehingga dapat ditarik kesimpulan. Berikut contoh analogi deklaratif:

Dengan berlatar belakang Candi Prambanan, panggung budaya Prambanan berdiri megah di sisi Sungai Opak, tepat di sebelah barat candi. Panggung yang disesuaikan dengan latar belakang Candi Prambanan itu dimanfaatkan untuk mementaskan sendratari Ramayana setiap harinya.

Tidak mengherankan bila panggung budaya Prambanan menjadi kebanggaan warga Yogya dan sekitarnya serta menjadi impian setiap wisatawan. Demikian pula, panggung budaya Sunyaragi untuk masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

(DAP & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis analogi?
chevron-down

Analogi dibagi menjadi dua jenis, yaitu analogi induktif dan analogi deklaratif.

Bagaimana contoh analogi?
chevron-down

Berikut adalah contoh analogi: "Jarak antara rumah dan kampus sangat mirip dengan jarak antara Depok dan Bandung."

Apa yang dimaksud dengan analogi induktif?
chevron-down

Analogi induktif adalah analogi yang disusun berdasarkan persamaan yang ada pada dua fenomena, kemudian ditarik kesimpulan bahwa apa yang ada pada fenomena pertama terjadi juga pada fenomena kedua.