Konten dari Pengguna

Apa Itu Badal Umrah? Inilah Hukum dan Persyaratannya!

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Badal umrah. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Badal umrah. Sumber: unsplash.com

Ibadah haji dan juga umrah adalah salah satu ibadah yang dinantikan oleh umat muslim. Akan tetapi, beberapa orang tidak bisa melaksanakan ibadah tersebut karena satu dan lain hal. Misalnya, sudah terlebih dulu meninggal dunia sebelum hari keberangkatan. Untuk itulah, ada beberapa orang yang memutuskan melakukan badal umrah untuk orang lain. Namun, apa itu badal umrah? Nah, untuk Anda yang penasaran, simak artikel ini sampai akhir, ya.

Pengertian Badal Umrah

Mengutip dari buku Perjalanan Umroh Inspiratif karya Arnitaadam (2018:149), pengertian badal umrah adalah istilah untuk menggantikan orang lain dalam melaksanakan ibadah umrah karena orang yang dibadalkan tersebut tidak bisa melakukan ibadah umrah. Maksudnya, orang tersebut secara fisik tidak bisa hadir dan melaksanakan rukun umrah.

Biasanya seseorang melaksanakan badal umrah bagi orang lain yang sudah meninggal, orang yang sudah sangat renta, atau sedang sakit yang tidak ada harapan sembuh. Dalam ajaran Islam, sebenarnya pelaksanaan ibadah badal umrah masih banyak diperdebatkan. Hal ini karena dalam Islam hukum umrah adalah sunnah muakkad. Jadi, tidak masalah jika tidak dikerjakan.

Badal umrah. Sumber: unsplash.com

Hukum dan Persyaratan Badal Umrah

Setelah mengetahui apa itu badal umrah, Anda juga perlu mengetahui hukum dan persyaratannya. Berikut penjelasan singkatnya.

  1. Hukumnya menjadi tidak sah jika menggantikan ibadah umrah pada orang yang fisiknya masih mampu untuk melaksanakan ibadah tersebut.

  2. Badan umroh hanya diperuntukkan bagi orang sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya, orang yang tidak mampu secara fisik, atau orang yang sudah meninggal dunia.

  3. Membadalkan umrah bukan untuk orang yang tidak mampu secara harta. Hal ini karena hukum wajibnya ibadah umrah hanya untuk orang yang mampu dari segi finansial. Jadi, membadalkan umrah hanya untuk orang yang tidak mampu secara fisik saja.

  4. Orang yang membadalkan umrah harus sudah menunaikan umrah terlebih dulu. Apabila belum umrah untuk dirinya sendiri, tetapi sudah mengumrahkan orang lain, maka ibadah umrahnya akan jatuh pada dirinya sendiri.

  5. Tidak boleh membadalkan umrah dua orang atau lebih sekaligus dalam sekali ibadah.

Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda. (Anne)