Apa Itu Franchise: Pengertian, Jenis, dan Cara Sukses Menjalankannya

Konten dari Pengguna
20 Maret 2022 17:12
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi apa itu franchise, sumber ilustrasi: Photo by Vaishnav Chogale on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu franchise, sumber ilustrasi: Photo by Vaishnav Chogale on Unsplash
ADVERTISEMENT
Dewasa ini semakin banyak jalan menjadi pengusaha. Banyak peluang ditawarkan. Salah satunya peluang mengelola usaha franchise. Untuk yang belum familiar, biasanya muncul pertanyaan “Apa itu franchise?”
ADVERTISEMENT

Pengertian Franchise

Dikutip dari buku Strategi Membeli Bisnis Franchise tanpa Uang, Tanpa Utang, Tjipto Juanedy menjelaskan franchise adalah konsep bisnis yang memberikan hak atau lisensi kepada individu atau kelompok untuk memasarkan produk berupa barang atau jasa perusahaan tertentu (2000:20).
Definisi yang dijelaskan dalam buku tersebut merupakan definisi yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah No.42 Tahun 2007.
Berikut ini penjelasan pengertian franchise selengkapnya berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut.
Franchise atau waralaba dalam padanan Bahasa Indonesia merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.
ADVERTISEMENT
Simpelnya, kita tinggal menjalankan perusahaan yang sudah ada. Nama produk/jasa, dukungan cara memasarkan, suplai produksi, dan sistem bisnis sudah siap. Jadi, tinggal berbagi keuntungan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
Photo by Alec Favale on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Photo by Alec Favale on Unsplash
Dalam sistem franchise atau waralaba, dikenal pemilik franchise dan pengusaha yang akan menjadi pembeli waralaba.
a. Franchisor atau pewaralaba yaitu individu/perusahaan yang memiliki dan menjual merek dagang beserta sistemnya dengan harapan memeroleh royalty.
b. Franchisee atau terwaralaba adalah individu/perusahaan yang membeli dan menggunakan merek dagang beserta sistemnya dengan harapan memeroleh keuntungan usaha.
c. Franchise fee atau biaya awal waralaba merupakan harga yang telah disepakati dan harus dibayarkan oleh terwaralaba sebelum gerai waralaba beroperasi. Biaya tersebut dibayarkan terwaralaba untuk lisensi atau hak penggunaan merek yang diwaralabakan.
ADVERTISEMENT

Jenis Franchise

Berikut ini berbagai jenis usaha franchise yang bisa dipilih jika kamu ingin menjadi pengusaha franchise.
1. Kopi kekinian
Produk kopi kekinian, salah satunya kopi susu, makin hits di kalangan anak muda bahkan kini di segala usia kecuali balita ya. Di lapangan franchise produk kopi susu dengan brand ternama cenderung memilik harga yang mahal meski tidak semuanya demikian. Sebutlah beberapa nama populer, seperti Janji Jiwa, Kopi Kulo, Kopi Soe, Kopi Kong Djie, dan sebagainya.
2. Kebab
Pasti pernah familiar dengan brand Kebab Baba Rafi kan? Kini brand kebab tidak hanya dikuasai Kebab Baba Rafi. Banyak brand baru bermunculan. Ternyata usaha kebab merupakan bisnis franchise di bawah 5 juta. Modalnya termasuk kecil kan ya dibandingkan kopi kekinian yang kabarnya minimal 10 juta.
ADVERTISEMENT
3. Boba
Berbagai brand minuman boba kini muncul bak cendawan di musim hujan. Kita bisa menjumpai berbagai brand minuman boba dengan beragam inovasinya. Mulai dari Xi Boba, Street Boba, Chat Time, dan lain-lain.
4. Pom bensin
Bensin sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Ternyata kita bisa mempunyai usaha franchise pom bensin. Tidak harus pom bensin besar dan luas. Pom bensin mini pun sudah bisa berjalan. Tentu saja modalnya tidak sebesar pom bensin besar dan luas.
5. Ekspedisi atau pengiriman barang.
JNE menjadi contoh jenis bisnis ekspedisi yang besar, survive, dan sukses.
Tips Sukses Menjalankan Bisnis Franchise
  1. Tentukan sistem pemasaran yang tepat.
  2. Tetapkan rencana dan tujuan bisnis yang jelas dan detail.
  3. Fokus pada pemasaran dan layanan konsumen.
  4. Lakukan observasi pasar
  5. Wajib mempunyai kantor offline sebagai bukti kredibilitas dan profesionalitas.
ADVERTISEMENT
Tampaknya tidak terlalu sulit memulai usaha franchise bukan? Ada yang tertarik berbisnis franchise selanjutnya?(S-IJ)