Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri? Begini Cirinya!

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan anak mandiri. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud dengan anak mandiri. Sumber: Unsplash

Tahukah anda apa yang dimaksud dengan anak mandiri? Mandiri secara umum dapat diartikan sebagai kondisi dimana seseorang dapat melakukan sesuatu seorang diri atas kehendaknya. Berdasarkan artian tersebut maka, anak mandiri dapat didefinisikan sebagai seorang anak yang sudah bisa melakukan sesuatu seorang diri tanpa bantuan dari orang lain ataupun bergantung kepada orang lain.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, mandiri atau kemandirian diartikan sebagai kondisi di mana seseorang dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain dalam melakukan sesuatu ataupun memutuskan sesuatu.

Sedangkan menurut Steinberg dalam buku Adolencene (2020), kemandirian ialah kemampuan seseorang dalam berpikir, merasakan, dan membuat keputusan secara pribadi atas kehendaknya, bukan karena mengikuti sesuatu yang orang lain yakini. Berdasarkan pengertian tersebut, maka anak mandiri secara garis besar adalah kemampuan anak dalam hal melakukan sesuatu atau memutuskan sesuatu secara pribadi.

Ciri-Ciri Anak Mandiri

Jika anda masih bertanya apa yang dimaksud dengan anak mandiri? Maka anak mandiri juga dapat disebut sebagai karakter anak yang sudah tidak bergantung lagi kepada orang lain dan mampu menyelesaikan urusannya seorang diri. Misalnya saja saat ingin makan, maka ia tidak perlu disuapi lagi saat makan, kemudian saat hendak mandi anak bisa mengurus dirinya sendiri dengan mandi selayaknya orang dewasa.

Ilustrasi anak mandiri. Sumber: Unsplash

Menurut pendapat para ahli, Lindzey & Ritter, Hasan Basri, Antonius menyebutkan bahwa anak mandiri secara umum memiliki ciri-ciri seperti berikut:

  1. Mampu bekerja sendiri tanpa bergantung kepada pertolongan orang lain

  2. Mampu menyelesaikan persoalan dengan pertimbangan pribadi

  3. Dapat melayani diri sendiri dalam hal yang berkaitan dengan kebutuhan pribadi

  4. Memiliki kepercayaan diri

  5. Memiliki rasa tanggung jawab

  6. Memiliki insiatif dan kreatif

Itulah beberapa ciri anak yang bisa disebut mandiri. Setiap anak tentu membutuhkan proses pembiasaan agar bisa menjadi sosok yang mandiri dan tidak lagi bergantung kepada orang tua ataupun orang lain dalam kesehariannya.

Itu sebabnya setiap orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan kemandirian pada anak-anaknya sedini mungkin. Jika anak anda belum terlalu mandiri, maka orang tua bisa mulai mengajarkannya tentang kemandirian secara perlahan dan bertahap agar si anak tidak merasa tertekan. (HAI)