Arti Al Jabbar dalam Asmaul Husna

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Al Jabbar merupakan salah satu nama atau sifat Allah SWT yang tercantum dalam 99 asmaul husna.
Arti Al Jabbar sendiri ialah yang Maha Perkasa. Melansir dari buku Pintar Agama Islam (2013) yang disusun oleh Suprihadi, sifat Al Jabbar yang dimiliki oleh Allah ini dapat menggambarkan bahwa Allah merupakan dzat yang sanggup mengalahkan siapapun bahkan dapat memusnahkan alam semesta.
Al Jabbar juga sering diartikan sebagai sifat Allah yang maha berkuasa dan maha agung. Berdasarkan artian tersebut, maka Allah memiliki hak tertinggi untuk memerintahkan ataupun melarang hambaNya dalam melakukan sesuatu. Hal ini sendiri haruslah diimani oleh setiap umat muslim sebab Allah merupakan satu-satunya tuhan yang berhak untuk kita sembah dan hanya kepadaNya kita memohon pertolongan.
Dalil Arti Al Jabbar dalam Alquran
Arti Al Jabbar sebagai sifat Allah yang maha kuasa sendiri dapat kita temukan dalam surat Al Hasyr ayat 23 dengan bunyi dan terjemahan sebagai berikut:
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْمَلِكُ ٱلْقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلْمُؤْمِنُ ٱلْمُهَيْمِنُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْجَبَّارُ ٱلْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Huwallāhullażī lā ilāha illā huw, al-malikul-quddụsus-salāmul-mu`minul-muhaiminul-'azīzul-jabbārul-mutakabbir, sub-ḥānallāhi 'ammā yusyrikụn
Artinya: “Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al Hasyr: 23)
Selain dalil yang berasal dari ayat Alquran tadi, Rasulullah SAW juga pernah menjelasakan tentang betapa besarnya kekuasaan dan kekuatan Allah sebagai Al Jabbar. Berikut bacaan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Sa’id tersebut beserta terjemahannya:
تَكُونُ الْأَرْضُ يوم الْقِيَامَةِ خُبْزَةً وَاحِدَةً يَتَكَفَّؤُهَا الْجَبَّارُ بِيَدِهِ كَمَا يَكْفَأُ أَحَدُكُمْ خُبْزَتَهُ فِي السَّفَرِ
Artinya: “Bumi pada hari kiamat akan menjadi satu adonan kue dan dibalikkan oleh ‘Al Jabbar’ dengan tangan-Nya sebagaimana seseorang diantara kalian membalikkan adonan kuenya di saat melakukan safar.” (HR. Al Bukhari)
Berdasarkan dalil Alquran dan hadist di atas, maka kita sebagai umat muslim sudah sepatutnya untuk mengimani kekuasaan dan kekuatan Allah SWT sebagai Al Jabbar.
Setelah membaca ulasan singkat tentang arti Al Jabbar dan dalilnya tadi, semoga kita bisa senantiasa menjadi hamba-hamba yang mengimani kekuasaan Allah serta senantiasa menaati apa yang telah diperintahkan dan menghindari apa yang dilarang olehNya ya! Semoga informasi tadi bermanfaat. (HAI)
