Arti Cumulus: Pengertian, Ciri-ciri, dan Proses Pembentukannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa arti cumulus? Cumulus adalah salah satu jenis awan yang ada di langit. Sebagai bagian dari unsur iklim, awan diklasifikasikan menjadi beberapa golongan. Awan cumulus itu sendiri masuk ke dalam jajaran keluarga awan perkembangan vertikal. Awan cumulus terbentuk dari adanya proses konveksi yang merupakan perpindahan massa utama dan panas yang terjadi melalui adveksi dan difusi. Jenis awan tersebut adalah kelompok awan yang terdapat di ketinggian 500-1500 m. Umumnya, proses pembentukannya karena terjadi peningkatan suhu udara. Agar semakin paham dengan karakteristik dari awan cumulus, sebaiknya simak penjelasannya di artikel ini.
Pengertian Awan Cumulus
Mengutip buku Benda-benda di Langit dan Bumi oleh Jalesmana (2012), pengertian awan cumulus merupakan awan yang mempunyai bentuk padat dan terpisah-pisah. Itulah mengapa tampilan dari awan ini seperti mempunyai batas-batas yang jelas. Awan cumulus berkembang dalam bentuk bulat, menyerupai menara, atau menyerupai kubah secara vertikal.
Awan cumulus juga bisa diartikan sebagai awan yang tebal dengan puncak yang cukup tinggi. Meskipun padat dan tebal, namun awan ini tidak setebal awan cumulunimbus. Biasanya, awan cumulus terbentuk saat udara naik, terutama di siang hari. Jika awan ini menghadap ke sinar matahari dan hanya memperoleh setengah penyinaran, maka akan memicu bayangan warna kelabu.
Proses Terjadinya Awan
Awan yang muncul di langit cenderung memiliki bentuk yang berbeda-beda setiap harinya karena menyesuaikan kondisi atmosfer. Dalam hal ini, titik air akan bertemu dengan udara yang panas, lalu menguap. Beberapa awan juga akan lenyap dan membentuk awan lain.
Air yang ada di awan akan menguap dan mencair secara perlahan. Namun, ada juga awan yang tidak termasuk kategori pembawa hujan.
Ciri-Ciri Awan Cumulus
Setiap jenis awan mempunyai ciri-ciri tersendiri, termasuk awan cumulus. Adapun ciri-ciri dari awan tersebut yaitu sebagai berikut:
Komposisinya terdiri dari tetesan air, sedangkan kristal esnya tertutup di bagian awan dengan suhu di bawah 0 derajat Celcius
Berbentuk mirip menara atau kubah yang puncaknya sangat tinggi.
Termasuk jenis awan yang membawa hujan
Warna dasarnya putih, tetapi jika sebagian terpapar sinar matahari, maka akan memunculkan bayangan kelabu
Tercipta karena ketidakstabilan dan proses konveksi di lapisan atmosfer
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa awan cumulus merupakan awan yang berbentuk seperti menara atau kubah yang membawa hujan. (DLA)
