Konten dari Pengguna

Arti dan Makna Witing Tresno Jalaran Soko Kulino Bagi Orang Jawa

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti dan makna witing tresno jalaran soko kulino bagi orang Jawa, sumber foto oleh Jasmine Carter dari Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti dan makna witing tresno jalaran soko kulino bagi orang Jawa, sumber foto oleh Jasmine Carter dari Pexels

Witing tresno jaralan soko kulino, salah satu pepatah Jawa yang cukup familiar di masyarakat.Pepatah ini sering muncul di berbagai media sosial dan juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Pepatah ini merupakan salah satu pepatah Jawa yang memiliki makna tentang percintaan.

Arti dan Makna Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

Ilustrasi arti dan makna witing tresno jalaran soko kulino bagi orang Jawa, sumber foto oleh Rahul Pandit dari Pexels

Dikutip dari buku Membangun Gerakan Moral di Sekolah, Hafis Muaddab (2011: 40) pepatah Jawa witing tresni jalaran soko kulino memiliki makna bahwa rasa suka atau minat seseorang akan muncul dengan sendirinya karena pembiasaan. Di dalam buku ini juga dijelaskan bahwa manifestasi falsafah ini sudah lahir dan sudah teruji beratus juta tahun yang lalu. Contoh nyatanya adalah seorang petani akan dengan suka rela bangun pagi di mana suasana masih sangat dingin untuk berangkat ke sawah bersua dengan padi yang ditanamnya.

Jika kita bedah pepatah witing tresno jalaran soko kulino dalam setiap katanya memiliki arti seperti berikut ini:

Witing artinya awalnya atau permulaan

Tresno artinya sayang atau cinta

Jalaran artinya karena atau sebab

Soko artinya dari atau sejak

Kulino artinya kebiasaan atau sering

Jika pepatah ini digunakan dalam masalah percintaan atau asmara maka memiliki arti dan makna bahwa cinta itu akan tumbuh karena terbiasa. Terbiasa bertemu, terbiasa berinteraksi, terbiasa bersama-sama. Misalpun awalnya saat belum terbiasa cinta itu belum tumbuh tetapi karena sering bertemu dan sering bersama-sama pada akhirnya cinta itu mulai tumbuh karena kebiasaan tersebut. Cinta juga akan tumbuh dari hati manusia karena telah menerima kasih sayang dari satu sama lain secara terus menerus atau menjadi kebiasaan.

Itulah arti dan makna dari witing tresno jalaran soko kulino bagi orang Jawa yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan bukan hanya masalah percintaan semata tetapi masalah membangun kebiasaan baik. (WWN)