Arti Doa Istinja dan Tata Caranya

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam merupakan agama yang memiliki tuntunan untuk segala hal, termasuk saat berada di toilet dengan aturan membaca doa istinja. Istinja merupakan kegiatan buang air besar atau buang air kecil saat berada di dalam kamar mandi. Berikut ini terdapat beberapa kumpulan doa yang bisa dipelajari dan hafalkan ketika hendak melakukan kegiatan di toilet.
Adab berada di Kamar Mandi
Saat ke kamar mandi, sebaiknya menggunakan adab yang benar sesuai sunnah rasul. Di antaranya adalah sebagai berikut.
Mendahulukan kaki kiri terlebih dahulu
Tidak membawa sesuatu yang mengandung lafal Allah di dalamnya, termasuk berdzikir. Hanya dianjurkan untuk membaca doa di toilet saja. Ucapkan dalam hati.
Tidak berlama-lama dalam kamar mandi
Berhemat dalam menggunakan air
Melafalkan doa masuk kamar mandi dan keluar kamar mandi
Doa Masuk Kamar Mandi
Dalam Kitab Doa dan Wirid untuk Anak (KBM Indonesia: 2019) Siti Nur Aidah membeberkan doa-doa ketika di kamar mandi. Berikut ini adalah doa yang bisa dibaca saat memasuki kamar mandi.
Allahumma inni a’uudzubika minal khubutsi wal khobaa’its
Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari setan laki-laki dan setan perempuan.
Doa Selesai Istinja
Selesai melakukan buang air kecil atau buang air besar, disunnahkan membaca doa berikut ini.
Allahumma thahhir qalbiiy minan nifaaqi, wa hassin fajrii minal fawaahisyi
Ya Tuhanku, sucikanlah aku dari sifat kepura-puraan (munafik), serta peliharalah kemaluanku dari perbuatan keji.
Doa Keluar Kamar Mandi
Selesai beraktivitas dari kamar mandi, kamu bisa berdoa dengan kalimat berikut.
Ghufraanaka. Alhamdulillahil ladzii adzhabaa anil adzaa wa ‘afaani
Doa tersebut mempunyai arti: "Dengan mengharap ampunanMu, segala puji milik Engkau yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakanku.
Amalan yang baik tentu akan bernilai pahala, termasuk dalam melakukan doa di toilet dan doa istinja. Ketika umat Islam bisa mengamalkannya dengan baik, maka dirinya akan mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah. Hal-hal tersebut memang terlihat sepele, tetapi bila diupayakan untuk menjadi kebiasaan, tentu hal ini akan berdampak baik untuk diri sendiri maupun keturunannya.(ANG)
