Konten dari Pengguna

Arti Doa Tertimpa Musibah Allahumma Ajurni Fi Mushibati Wa Akhlifli Khaira Minha

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki mengamalkan doa allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha. Foto: unsplash.com/visualbywahyu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki mengamalkan doa allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha. Foto: unsplash.com/visualbywahyu

Dalam menjalani hidup, manusia tidak mungkin selalu mendapat apa yang diinginkan. Musibah selalu silih berganti berdatangan. Rasulullah Saw mengajarkan umatnya ketika tertimpa musibah dianjurkan untuk memanjatkan doa allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha. Lantas doa tertimpa musibah allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha artinya apa?

Arti Doa Tertimpa Musibah Allahumma Ajurni Fi Mushibati Wa Akhlifli Khaira Minha

Sebagian besar, orang mengatakan musibah adalah sebuah siksaan yang sangat ingin dihindari. Padahal musibah merupakan suatu anugrah dari Allah Swt kepada umat-Nya.

Jika seorang yang imannya rendah, pasti tidak percaya akan hal tersebut. Berbeda halnya dengan orang beriman yang meyakini bahwa musibah adalah bentuk kecintaan Sang Pencipta kepadanya.

Rasulullah Saw bersabda,

Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridho (terhadap ujian tersebut) maka baginya ridho Allah dan barang siapa yang marah (terhadap ujian tersebut) maka baginya murka-Nya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah At-Tirmidzi)

Ilustrasi musibah yang datang silih berganti. Foto: unsplash.com/noaa

Ketika seseorang tertimpa musibah, terdapat dua hal yang perlu dilakukan, yakni:

1. Bersabar

Sabar merupakan kunci pertama seorang hamba dalam menghadapi musibah. Allah Swt menjanjikan pahala yang tak terhingga kepada seseorang yang bersabar ketika mendapat musibah.

Seperti dalam Alquran Surat Az-Zumar ayat 10 yang artinya,

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

2. Berdoa

Doa merupakan bentuk komunikasi antara seorang hamba kepada Tuhannya. Dengan berdoa, musibah yang datang silih berganti akan segera diselesaikan Allah SWT. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Ja’far bin ‘Ali bahwa ia berkata,

“Jika ada yang melihat yang lainnya tertimpa musibah, maka memintalah perlindungan (pada Allah) darinya. (HR. Tirmidzi no. 3431 dan Ibnu Majah no. 3892)

Salah satu doa yang dapat dipanjatkan ketika tertimpa musibah adalah allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha. Doa tersebut merupakan ajaran dari Rasulullah SAW yang didengar Ummu Salamah (salah satu istri Rasulullah SAW),

“Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un. Allahumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa”, maka Allah akan memberinya ganjaran dalam musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik.” Ketika Abu Salamah (suami Ummu Salamah) wafat, aku pun menyebut do’a sebagaimana yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perintahkan padaku. Allah pun memberiku suami yang lebih baik dari suamiku yang dulu, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Muslim no. 918)

Adapun arti doa tertimpa masalah yang dikutip dari buku Misteri Kedahsyatan Dzikir dan Doa karya Ammi Nur Baits, S.T., B.A (2015),

نَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِى فِى مُصِيبَتِى وَأَخْلِفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا

Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un allahumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa

Artinya, “Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah ang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik.”

Semoga dengan mengerti dan mengamalkan doa allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha saat tertimpa musibah, Allah SWT akan membalas dengan yang lebih baik lagi, seperti yang dialami Ummu Salamah. (MZM)