Arti Khitbah dan Tata Caranya dalam Islam

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernikahan merupakan momen yang paling ditunggu dan tidak bisa dilupakan oleh setiap orang. Dalam Islam sendiri dengan menikah akan menyempurnakan separuh agama, jadi buat kalian yang ingin menikah jangan sampai lupa untuk melihat kembali bagaimana prosesi pernikahan yang dianjurkan oleh Islam agar pernikahan yang dilakukan sempurna dan membawa keberkahan.
Arti Khitbah
Salah satu prosesi pernikahan dalam Islam adalah khitbah, apa yang dimaksud dengan khitbah? Dikutip dari buku (Fikih Munakahat) (Dr. Sudarto, M.Pd.I) (2020: 29) khitbah berasal dari Bahasa Arab yang memiliki arti bicara. Khitbah juga bisa diartikan sebagai ucapan berupa nasihat, ceramah, pujian dan sebagainya.
Kata khitbah dalam Bahasa Arab secara literal berarti pinangan atau lamaran. Yang dimaksud dengan pinangan atau lamaran secara istilah adalah pernyataan keinginan untuk menikah yang disampaikan oleh salah satu pihak kepada pihak yang lain dengan cara-cara yang ma’ruf dalam masyarakat atau dengan cara yang lumrah dan biasa dilakukan dalam masyarakat.
Tata Cara Khitbah
Khitbah tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, begitupula dengan orang yang dikhitbahkan. Berikut adalah syarat orang yang boleh di khitbah:
Seseorang yang tidak berada dalam khitbah orang lain.
Seseorang yang tidak ada halangan syari untuk dinikahi, laki-laki atau perempuan yang ada halangan syari untuk dinikahi tidak boleh di khitbah
Adapun tata caranya mengkhitbah adalah sebegai berikut :
Memohon petunjuk kepada Allah SWT sebelum mengajukan khitbah agar bisa dengan cara shalat istikharah.
Membaca doa dan sholawat nabi, menurut catatan Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengatakan “Disunahkan seseorang yang melamar (baik diri sendiri atau wakilnya) membaca hamdalah, menyebut pujian pada Allah, shalawat untuk Rasulullah SAW. Setelah itu, bacalah asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh.”
Mendatangi kediaman calon pasangan.
Menyampaikan tujuan kedatangan.
Penyampaian jawaban dari pihak perempuan.
Menyerahkan hantaran yang dibawah pihak laki-laki.
Penutupan acara khitbah dengan pembacaan doa agar acara tersebut membawa berkah dan diberikan kelancaran kedepannya.
Demikian adalah pembahasan mengenai arti khitbah dan tata caranya dalam Islam, semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. (WS)
