Konten dari Pengguna

Arti Sakramen Baptis menurut Ajaran Agama Katolik

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti sakramen baptis - Sumber: pixabay.com/seneciojercy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti sakramen baptis - Sumber: pixabay.com/seneciojercy

Dalam agama Katolik, arti sakramen Baptis merupakan salah satu sakramen inisiasi Kristen yang paling fundamental. Arti Baptis dianggap sebagai gerbang masuk ke dalam kehidupan Gereja Katolik dan merupakan tindakan rohaniah yang memiliki makna mendalam.

Bisa dibilang bahwa Baptis adalah inisiasi hidup dalam roh. Suatu hal yang menjadi syarat utama untuk dapat menerima sakramen-sakramen penting lain di tahap selanjutnya.

Apa Arti Sakramen Baptis?

Ilustrasi Arti sakramen baptis - Sumber: pixabay.com/fernandozhiminaicela

Perintah Sakramen Baptis dapat ditemui dalam Alkitab. Tepatnya tercantum dalam Injil Yohanes 3:5 yang berasal dari Yesus sendiri, begini bunyinya:

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Selain itu, perintah akan pentingnya Sakramen Baptis juga ada di dalam Injil Matius 28:19-20, bunyinya adalah:

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Berdasarkan buku Sakramen Baptis dalam Kitab Hukum Kanonik, Teks, dan Komentar, Dr. Ardus Jehaut, (2022), arti Sakramen Baptis dalam agama Katolik adalah sebagai sarana pembersihan dosa asal yang diwariskan dari Adam dan Hawa.

Melalui air baptis dan kata-kata ritual, dosa asal akan dihapuskan. Setelah itu seseorang muncul sebagai individu yang bersih dan diterima dalam kehadiran Tuhan.

Baptis juga dianggap sebagai tindakan pertobatan dan pengakuan iman. Orang yang dibaptis atau wakil-wakilnya (misalnya, orangtua dan saksi) menolak setan, menerima Kristus, dan menyatakan iman dalam ajaran-ajaran Gereja Katolik.

Melalui sakramen Baptis, seseorang dihubungkan dengan Gereja Katolik sebagai anggota. Baptis dianggap sebagai pintu masuk ke dalam Gereja dan seseorang menjadi bagian dari komunitas iman Katolik.

Baca Juga: Mengenal 7 Sakramen Gereja Katolik beserta Penjelasannya

Dalam agama Katolik, Baptis dianggap sebagai perjanjian dengan Allah. Melalui baptisan, seseorang menjadi anak Allah dan diadopsi ke dalam keluarga iman Katolik.

Bukan itu saja, arti Sakramen Baptis juga dianggap sebagai langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan iman Katolik. Itulah sebabnya banyak umat Katolik menjalani baptis saat masih bayi atau anak kecil. (DNR)