Konten dari Pengguna

Arti Syaja'ah sebagai Istilah dalam Agama Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilusrasi wanita yang kuat. Sumber: www.freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilusrasi wanita yang kuat. Sumber: www.freepik.com

Agama Islam mengajarkan umatnya akan berbagai sifat maupun akhlak baik maupun peringatan akan akhlak yang buruk. Di antaranya adalah dengan mempelajari dan meneladani sifat-sifat yang di ajarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang salah satunya adalah sikap syaja’ah. Apa manfaat umat Islam mengamalkan sikap syaja'ah artinya dalam keseharian?

Arti dan Manfaat Syaja’ah

Mengutip buku Jalan Menggapai Ridho Ilahi karya Abdul Aziz Ajhari, ‎Aliyah Siti Nurlathifah dan ‎Ariyanda Safitri (2019), secara etimologi As-Syaja'ah memiliki arti berani. Kata ini digunakan untuk menggambarkan keberanian di medan perang. Sisi positif dari sikap berani adalah mendorong seorang Muslim untuk melakukan pekerjaan berat yang mengandung risiko dalam rangka membela kehormatannya.

Dalam kamus bahasa Arab, As-Syaja’ah memiliki arti keberanian atau keperwiraan, yakni seorang yang dapat bersabar terhadap sesuatu jika dalam jiwanya ada keberanian menerima musibah atau keberanian dalam mengajarkan sesuatu.

Ada juga yang menjelaskan bahwa As-Syaja’ah memiliki arti benar dan gagah, yakni keteguhan hati akan kekuatan pendirian untuk membela dan mempertahankan kebenaran secara bijaksana dan terpuji yang berlandaskan keberanian dan penuh dengan pertimbangan.

Ilustrasi laki-laki yang memiliki sikap kuat. Sumber: www.freepik.com

Adapun sikap dari As-Syaja’ah terdiri dari dua macam, yakni:

  1. As-Syaja’ah Harbiyyah, yakni keberanian yang kelihatan atau nampak. Misalnya keberanian dalam medan tempur di waktu perang.

  2. As-Syaja’ah Nafsiyyah, yaitu keberanian menghadapi bahaya atau penderitaan dan menegakkan kebenaran. Misalnya adalah berani membenarkan yang benar dan berani mengingatkan akan hal yang salah.

Sebagai seorang umat Islam, haruslah memiliki sikap Syaja’ah. Sebab sikap Syaja’ah memiliki banyak keutamaan, diantaranya:

  • Jiwa besar, yaitu sadar akan kemanampuan diri dan sanggup melaksanakan pekerjaan besar yang sesuai dengan kemampuannya. Bersedia mengalah dalam persoalan kecil dan tidak penting. Serta menghormati tetapi tidak silau kepada orang lain.

  • Tabah, yaitu tidak mudah goyah akan setiap pendirian keyakinan yang telah dipegang.

  • Keras Kemauan, yaitu bekerja sungguh-sungguh dan tidak berputus asa serta tidak mudah pindah haluan dari tujuan yang telah diyakini.

  • Ketahanan, yaitu tahan menderita akibat perbuatan dan keyakinannya dalam melaksanakan jalan kebenaran.

  • Tenang, yaitu berhati tenang dan tidak gegabah, tidak selalu menuruti perasaan (emosi) dan tidak lekas marah atau sabar dan selalu tenang dalam mengahadapi berbagai permasalahan.

Demikian penjelasan Syaja’ah artinya dalam keseharian seorang umat Muslim. Karena berbagai manfaat yang ada di dalamnya seperti yang sudah dijelaskan di atas. (MZM)