Arti Trading Saham yang Perlu Diketahui saat Mulai Belajar Saham

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini investasi dan trading saham sedang banyak diminati. Kemudahan akses informasi mengenai trading dan saham, serta banyaknya fasilitas online trading membuat banyak orang tertarik menekuni bidang ini. Mungkin Anda salah satu yang tertarik menekuni trading saham, untuk itu anda perlu memahami dasar-dasar trading. Berikut ini adalah penjelasan mengenai trading artinya dan instrumen yang harus diketahui sebelum terjun ke dunia trading.

Arti Trading dalam Dunia Saham
Berikut ini adalah penjelasan mengenai trading berdasarkan buku Trading Itu Mudah oleh Johan Darmadi (2015: 1-3). Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa trading berasal dari akar kata bahasa Inggris, trade, yang artinya jual beli atau perdagangan. Perdagangan di sini memiliki pengertian perdagangan jual beli surat berharga (saham) serta valuta asing (forex).
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kemajuan teknologi membuat trading semakin mudah. Adanya fasilitas online trading membuat aktivitas trading semakin mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Seperti bisnis pada umumnya, saat terjun ke dunia trading, kita juga harus memilih apa yang kita minati. Trading terdiri dari beberapa instrument yang memiliki tingkat risiko berbeda, anda dapat memilih untuk trading di instrumen mana. Instrument-instrument tersebut, antara lain:
Saham dan Option: Instrument ini memperjual belikan surat-surat berharga yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan, keuntungan diperoleh melalui selisih harga jual beli. Instrument ini cenderung lebih aman karena fluktuasi harga yang tidak terlalu drastis dan liar. Untuk saat ini kita hanya bisa trading saham, sedangkan option hanya bisa di luar negeri.
Foreign Exchange (Forex): Instrument ini memperjual belikan valuta asing atau mata uang suatu negara, seperti Dollar US terhadap Euro maupun Poundsterling. Instrument ini memiliki resiko yang lebih tinggi dibanding saham karena memiliki faktor leverage yaitu pengungkit, di mana kita diberikan fasilitas untuk menggunakan margin dengan ratio 1:100 dan 1:200 dari modal kita. Tingginya fluktuasi harga naik dan turun juga menyebabkan resiko trading di instrument ini menjadi tinggi, walaupun memberikan return/proft yang lebih tinggi.
Komoditi dan Index: Hampir sama seperti Forex, instrument ini juga menggunakan fasilitas leverage, di sini yang diperdagangkan adalah komoditas seperti emas, minyak atau index yaitu dowjones, hanseng atau Nikkei. Tingkat fluktuasi harga dan resiko hampir sama dengan Forex.
Jika Anda baru memulai trading, maka disarankan untuk memulai di saham terlebih dahulu karena faktor resiko yang relatif lebih kecil dibanding yang lainnya., jika sudah mahir maka bisa mencoba forex atau komoditas.
Itulah penjelasan mengenai arti trading dan instrument trading yang bisa anda pilih. Semoga bermanfaat. (IND)
