Arti Wakulu Linnasi Husna dan Penulisan yang Benar

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wakulu linnasi husna merupakan penggalan ayat dari surat Al Baqarah ayat 83. Surat Al-Baqarah merupakan surat Madaniyah atau surat yang diturunkan setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Bagaimana arti dan penulisan wakulu linnasi husna yang benar?
Surat Al-Baqarah adalah surat ke dua dalam Al-Qur'an. Terdiri atas 286 ayat, tepatnya pada Juz 1 (ayat 1-141), Juz 2 (ayat 142-252), Juz 3 (253-286). Dinamakan Al-Baqarah yang artinya Sapi Betina karena di dalam surat ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah SWT kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Arti Wakulu Linnasi Husna dan Penulisannya
Berikut ini penulisan wakulu linnasi husna dalam surat Al-Baqarah ayat 83 Arab dan artinya
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَقُولُوا۟ لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِّنكُمْ وَأَنتُم مُّعْرِضُونَ
"Wa iż akhażnaa miisaaqa banii israa`iila laa ta'buduna illallaaha wa bil-waalidaini ihsaanaw wa żil-qurbaa wal-yataamaa wal-masaakiini wa qulu lin-naasu husnaw wa aqiimus-salaata wa aatuz-zakaah, summa tawallaitum illaa qaliilam mingkum wa antum mu'ridun".
Arti:
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu selalu berpaling. (QS. Al-Baqarah:83)
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 83 Menurut Al-Muyassar/Kementerian Agama Saudi Arabia
83. Ingatlah wahai Bani Israil ketika kami mengambil janji yang dikukuhkan dari kalian, agar kalian beribadah kepada Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, hendaknya kalian berbuat baik kepada kedua orang tua, dan orang-orang dari kaum kerabat, dan sedekah kepada anak-anak yang bapak-bapak mereka meninggal dunia sebelum mereka baligh, dan kepada orang-orang yang membutuhkan yang tidak memiliki apa yang mencukupi kebutuhan mereka, dan hendaklah berkata kepada sekalian manusia dengan tutur kata yang terbaik disertai dengan melaksanakan sholat, membayar zakat. Tapi kemudian kalian berpaling dan melanggar perjanjian itu (kecuali sebagian kecil dari kalian yang terus di atas janji itu), sedang kalian berkelanjutan dalam keberpalingan itu. (DNR)
