Asal Usul Permainan Tenis Meja di Dunia dan Indonesia

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tenis meja atau yang lebih dikenal dengan ping pong merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer dalam masyarakat Indonesia. Banyak sekali perlombaan yang diadakan di setiap daerah. Namun apakah Anda sudah mengetahui asal usul permainan tenis meja?
Asal Usul Permainan Tenis Meja di Dunia dan Indonesia
Tenis meja atau ping pong merupakan olahraga yang menggunakan bola kecil dalam permainannya. Dalam memainkan tenis meja, pemain terlebih dahulu untuk memantulkan bola dengan bet ke arah lawan yang dibatasi net.
Adapun asal usul dari permainan tenis meja yang dikutip dari buku Mengenal Tenis Meja karya David Apriyanto (2012: 1) permainan tenis meja seperti kebanyakan permainan menggunakan raket lainnya, pada awal mulanya adalah permainan hiburan masyarakat. Menurut berbagai sumber mengatakan bahwa permainan tenis meja berasal dari Inggris. Permainan ini berasal dari permainan tenis kuno pada abad pertengahan dengan nama “gossima” dan “whiff-what”. Permainan ini dikembangkan oleh pasukan bersenjata Inggris yang berkedudukan di India.
Pada akhir abad ke-19, permainan tenis meja semakin digemari di Inggris dan Eropa pada umumnya, serta di Amerika Serikat sudah mulai banyak dilakukan. Pada waktu tersebut, permainan tenis meja diberi nama “gosima” atau “ping-pong”. Nama ping-pong diberikan sebagai hasil dari suara atau bunyi yang dihasilkan akibat bola yang mengenai bet.
Berbeda dengan bola tenis meja sekarang, bola tenis meja pada waktu tersebut merupakan bola karet ringan dan tertutupi atau dilapisi dengan kulit yang dirajut.
Pada akhir tahun 1880, bola karet yang digunakan diganti dengan bahan yang dinamakan celluloid. Dengan perubahan bahan bola, menjadikan arah pergerakan bola lebih mudah ditebak, selain itu bola juga lebih mudah untuk diterima lawan.
Pada tanggal 15 Januari 1926, atas prakarsa Dr. Georg Lehmen dari Jerman dibentuklah suatu organisasi tenis meja tingkat Internasional yang diberi nama International Table Tenis Federation yang disingkat ITTF.
Permainan tenis meja mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 1930. Pada masa tersebut, permainan tenis meja dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagai permaian rekreasi. Hanya golongan tertentu saja yang diperbolehkan memainkan, seperti keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut.
Sebelum Perang Dunia Kedua pecah, tepatnya pada tahun 1939, tokoh-tokoh tenis meja mendirikan Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia yang disingkat PPPSI. Pada kongres di Surakarta tahun 1958, PPPSI mengalami menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia atau disingkat PTMSI.
Perkembangan tenis meja di Indonesia cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perkumpulan dan pertandingan yang dilakukan, misal dalam arena PORDA, PON, POMDA, PORSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA, serta pertandingan yang diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan tenis meja lainnya.
Itulah asal usul olahraga tenis meja di dunia dan Indonesia. Informasi di atas dapat digunakan sebagai referensi dan pengetahuan akan sejarah olahraga tenis meja yang sekarang banyak digemari, terutama dalam masyarakat Indonesia. (MZM)
