Konten dari Pengguna

Bacaan dan Arti Surat Ibrahim ayat 32 tentang Keajaiban Alam Semesta

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan dan Arti Surat Ibrahim ayat 32. Sumber: Unsplash/Sohaib Al Kharsa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan dan Arti Surat Ibrahim ayat 32. Sumber: Unsplash/Sohaib Al Kharsa

Bacaan dan arti Surat Ibrahim ayat 32 merupakan salah satu penjelasan keajaiban alam semesta dari Allah Swt. Pasalnya, ajaran agama Islam menjelaskan bahwa setiap ayat dan surat yang tertera dalam kitab suci Alquran berasal dari firman Allah Swt.

Allah Swt. adalah Tuhan yang Maha Esa dan Maha Mengetahui sehingga penjelasan tentang keajaiban alam semesta dalam Surat Ibrahim ayat 32 sudah pasti benar. Oleh karena itu, setiap pemeluk agama Islam harus meyakini kebenaran firman Allah Swt.

Alquran, Kitab Suci Istimewa yang Kaya dengan Penjelasan

Ilustrasi Bacaan dan Arti Surat Ibrahim ayat 32. Sumber: Unsplash/Meggyn Pomerleau

Dikutip dari buku Shadow Teacher, Setianingrum (2019: 123), Alquran adalah kitab suci yang istimewa. Salah satu keistimewaan Alquran, yaitu satu-satunya kitab suci yang dijamin keasliannya oleh Allah Swt. Hal itu sesuai dengan Surat Al Hijr ayat 9 yang artinya,

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”

Alquran memuat penjelasan tentang berbagai hal yang terjadi di alam semesta. Salah satu contoh adalah penjelasan mengenai madu.

Dikutip dari laman Qur’an Kemenag, quran.kemenag.go.id, penjelasan tentang madu tercantum dalam Surat An-Nahl ayat 69 yang berbunyi,

ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖفِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Artinya: “Kemudian, makanlah (wahai lebah) dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perutnya itu keluar minuman (madu) yang beraneka warnanya. Di dalamnya terdapat obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”

Selain penjelasan tentang madu, Alquran juga menjelaskan jawaban dari pertanyaan keajaiban alam semesta. Misalnya, pertanyaan tentang siapa yang menciptakan langit, bumi, hujan, dan lain-lain.

Jawaban tentang keajaiban alam semesta itu tercantum jelas dalam kitab suci Alquran. Salah satu ayat yang menjelaskannya adalah Surat Ibrahim ayat 32.

Bacaan dan Arti Surat Ibrahim Ayat 32

Ilustrasi Bacaan dan Arti Surat Ibrahim ayat 32. Sumber: Unsplash/Anna Atkins

Surat Ibrahim ayat 32 merupakan salah satu ayat Alquran yang menjelaskan keajaiban alam semesta. Mengutip dari laman yang sama, quran.kemenag.go.id, berikut adalah bacaan dan arti Surat Ibrahim ayat 32.

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْفُلْكَ لِتَجْرِيَ فِى الْبَحْرِ بِاَمْرِهٖ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْاَنْهٰرَ

Allāhul-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa anzala minas-samā'i mā'an fa akhraja bihī minaṡ-ṡamarāti rizqal lakum, wa sakhkhara lakumul-fulka litajriya fil-baḥri bi'amrih(ī), wa sakhkhara lakumul-anhār(a).

Artinya: “Allahlah yang telah menciptakan langit dan bumi, menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Dia juga telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya. Dia pun telah menundukkan sungai-sungai bagimu.”

Ayat tersebut secara lengkap menjelaskan bahwa Allah Swt. adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Kemudian, Allah Swt. juga yang menurunkan hujan serta mengeluarkan buah-buahan.

Baca juga: Bacaan dan Kandungan Surat Al-Araf Ayat 54 dalam Alquran

Jadi, dapat dipahami bahwa bacaan dan arti surat Ibrahim ayat 32 merupakan salah satu contoh ayat Alquran yang menjelaskan keajaiban alam semesta. Keajaiban itu tidak datang secara tiba-tiba, melainkan atas izin Allah Swt. Wallahu a’lam bish-shawab. (AA)