Konten dari Pengguna

Bacaan Mad Shilah Thawilah, Mad Shilah Qasirah, yang Jarang Diketahui

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan mad shilah thawilah dan mad lainnya. Sumber foto : pexels/tayeb
zoom-in-whitePerbesar
Bacaan mad shilah thawilah dan mad lainnya. Sumber foto : pexels/tayeb

Hukum bacaan tajwid untuk mad shilah thawilah, mad shilah qasirah, dan mad lainnya masih belum banyak dipahami. Dari buku berjudul 1,5 Jam Lancar Membaca AlQuran karya Ahmad Juaeni (Kaysa Media: 2014) terdapat beberapa jenis mad dalam Alquran yang harus kamu pelajari, agar membaca kalamullah dengan lebih sempurna.

Bacaan Mad Shilah Thawilah, Mad Shilah Qasirah yang jarang diketahui

Bacaan Mad Shilah Thawilah

Disebut ‘thowilah’ karena seperti maknanya, yakni panjang. Mad ini dibaca dalam 5-6 ketuk ketika ha dhomir yang berharokat kasroh atau dhommah bertemu dengan hamzah qhat’i atau hamzah yang terbaca harokatnya. Hukum bacaan panjangnya tetap sama baik ketika di awal kata, tengah kata atau akhir kalimat.

Bacaan Mad Shilah Qasirah

Disebut mad shilah qasirah ketika ha dhomir yang berharakat kasrah atau dhommah bertemu dengan seluruh huruf hijaiyah kecuali hamzah qath’i. Panjang bacaannya hanya 1 ketuk atau 2 ketuk sesuai dengan kata yang mengikutinya.

Bacaan Mad Tamkin

Mad tamkin adalah ketika huruf ‘ya’ bertemu dengan huruf ‘ya’ lainnya dalam satu kalimat dan diteruskan dalam bacaannya. Dibaca dua ketuk seperti mad ashli. Terdapat dua syarat mad tamkin. Pertama, huruf ‘ya’ pertama berharokat kasrah dan bertasydid, ke dua, huruf ‘ya’ ke dua berharokat sukun atau mati.

Mad Badal

Dikatakan sebagai mad badal ketika huruf mad (alif, wawu, ya) bertemu dengan huruf sejenisnya dalam 1 kalimat. Hukum mad badal akan terjadi bila posisi hamzah berada pada huruf sebelum mad. Panjang bacaannya 2 ketuk seperti mad ashli.

Bacaan Mad Farqi

Dikatakan sebagai mad farqi ketika mad badal bertemu dengan huruf yang bertasydid. Farqi artinya pembeda. Hamzah dalam mad farqi bermakna pertanyaan. Dalam Alquran, kamu akan menemukannya dalam 4 ayat saja. Pertama, Surat Yunus ayat 59, ke dua, Surat An Naml ayat 59, serta Surat Al An’am ayat 143 dan 144.

Membaca Alquran dengan benar akan menambah pahala, jika kamu paham bacaan mad shilah thawilah, mad shilah qasirah, dan mad lainnya. Kefasihan dalam membaca Alquran juga berperan penting agar tidak terjadi kesalahan dalam arti. Sudah siap dipraktikkan? (ANG/RA)