Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Puasa Tasua: Arab, Latin, dan Terjemahannya Lengkap

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat puasa tasua. Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Niat puasa tasua. Sumber: freepik.com

Bacaan niat puasa tasua wajib dihafalkan oleh setiap muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Sama seperti ibadah lainnya, Islam mengajarkan kita untuk senantiasa membaca niat dengan tujuan membedakan ibadah yang akan kita lakukan. Pada tahun ini puasa tasua jatuh pada hari Rabu, 18 Agustus 2021.

Adapun dalil untuk melaksanakan puasa tasua terdapat dalam HR. Ahmad yang berbunyi:

“Puasalah hari asyura dan jangan sama dengan model orang Yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.”

Bacaan Niat Puasa Tasua: Arab, Latin, dan Terjemahannya Lengkap

Niat puasa tasua. Sumber: freepik.com

Berikut adalah bacaan niat puasa tasua Arab, latin, dan terjemahannya lengkap yang dikutip dari buku Panduan Praktis Menjalankan Puasa Sunah karya Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia (2021).

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tasu’a sunnatal lillaahi ta’aalaa

Artinya, “Saya niat puasa hari tasu’a sunnah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Tasua

Terdapat beberapa keutamaan melaksanakan puasa tasua yang dapat diketahui oleh umat muslim antara lain sebagai berikut.

1. Menjadi Pembeda Ibadah dengan Agama Lain

Seperti yang sudah dijelaskan dalam HR. Muslim bahwa Nabi Muhammad SAW menyuruh para sahabatnya untuk melaksanakan puasa tasua sebagai pembeda dengan ibadah puasa yang dilakukan oleh agama lainnya.

2. Melengkapi Puasa Asyura

Pelaksanaan puasa tasua adalah sehari sebelum puasa asyura. Oleh karena itulah, sebagian ulama berpendapat bahwa puasa tasua merupakan ibadah sunnah yang dapat melengkapi ibadah puasa asyura yang kita kerjakan keesokan harinya.

3. Puasa yang Utama

Dalam HR. Muslim dijelaskan bahwa, “Seutama-utama sholat setelah sholat wajib adalah sholat pada sepertiga akhir malam, dan seutama-utama puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.”

4. Menjalani Sunnah Rasul

Dengan melaksanakan puasa tasua, maka kita sudah mengamalkan ibadah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan kata lain, kita sebagai umatnya sudah mengikuti sifat dan perilaku beliau.

Demikian penjelasan tentang puasa tasua dari bacaan niat hingga keutamaannya yang dapat Anda ketahui. (Anne)