Konten dari Pengguna

Bacaan Surat Al Balad Latin, Arab, dan Terjemahannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat Al-Balad, sumber foto: https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat Al-Balad, sumber foto: https://unsplash.com/

Surat Al-Balad merupakan salah satu ayat dalam Al-Quran, yang termasuk dalam surat Makkiyah yang diturunkan di Kota Mekkah. Nama Al-Balad diambil dari kata yang ada pada ayat pertama surat ini. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai surat Al-Balad berikut adalah bacaan surat Al-Balad Lati, Arab, dan terjemahannya.

Bacaan Surat Al-Balad

Ilustrasi surat Al-Balad, sumber foto: https://unsplash.com/

Berikut adalah bacaan surat Al-Balad yang dikutip dari Al-Quran Online Kementrian Agama Republik Indonesia (https://quran.kemenag.go.id/)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

لَآ اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ

lā uqsimu bihāżal-balad

Artinya : “Aku bersumpah dengan negeri ini (Mekah),”

وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ

wa anta ḥillum bihāżal-balad

Artinya : “dan engkau (Muhammad), bertempat di negeri (Mekah) ini,”

وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ

wa wālidiw wa mā walad

Artinya : “dan demi (pertalian) bapak dan anaknya.”

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ

laqad khalaqnal-insāna fī kabad

Artinya : “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

اَيَحْسَبُ اَنْ لَّنْ يَّقْدِرَ عَلَيْهِ اَحَدٌ ۘ

a yaḥsabu al lay yaqdira 'alaihi aḥad

Artinya : “Apakah dia (manusia) itu mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya?

يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًاۗ

yaqụlu ahlaktu mālal lubadā

Artinya : “Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.”

اَيَحْسَبُ اَنْ لَّمْ يَرَهٗٓ اَحَدٌۗ

a yaḥsabu al lam yarahū aḥad

Artinya : “Apakah dia mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang melihatnya?”

اَلَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ عَيْنَيْنِۙ

a lam naj'al lahụ 'ainaīn

Artinya : “Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,”

وَلِسَانًا وَّشَفَتَيْنِۙ

wa lisānaw wa syafataīn

Artinya : “dan lidah dan sepasang bibir?”

وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِۙ

wa hadaināhun-najdaīn

Artinya : “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikan dan kejahatan),”

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ ۖ

fa laqtaḥamal-'aqabah

Artinya : “tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar?”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْعَقَبَةُ ۗ

wa mā adrāka mal-'aqabah

Artinya : “Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?”

فَكُّ رَقَبَةٍۙ

fakku raqabah

Artinya : “ (yaitu) melepaskan perbudakan (hamba sahaya),”

اَوْ اِطْعَامٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ

au iṭ'āmun fī yaumin żī masgabah

Artinya : “atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,”

يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍۙ

yatīman żā maqrabah

Artinya : “(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,”

اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ

au miskīnan żā matrabah

Artinya : “atau orang miskin yang sangat fakir.”

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ

ṡumma kāna minallażīna āmanụ wa tawāṣau biṣ-ṣabri wa tawāṣau bil-mar-ḥamah

Artinya : “Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.”

اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ

ulā`ika aṣ-ḥābul-maimanah

Artinya : “Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.”

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا هُمْ اَصْحٰبُ الْمَشْئَمَةِۗ

wallażīna kafarụ bi`āyātinā hum aṣ-ḥābul-masy`amah

Artinya : “Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.”

عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ

'alaihim nārum mu`ṣadah

Artinya : “Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.”

Surat Al-Balad

Dikutip dari buku Tafsir Al-Quran untuk Anak-Anak, Afif Muhammad (2003: 9) kata Al-Balad berasal dari Bahasa Arab yang memiliki arti Kota. Yang dimaksud kota adalah Kota Mekkah, tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Surat ini terdiri dari 20 ayat. Sekalipun banyak namun ayatnya pendek-pendek.

Meskipun surat ini diberi nama Al-Balad namun isinya tidak bercerita tentang Kota Mekkah sebagaimana surat Makiyah. Al Balad menceritakan mengenai tanda-tanda kekuasaan Allah agar mereka beriman pada-Nya. Melalui surat ini pula, Allah mengingatkan umat manusia akan berbagai rahmat yang berikan-Nya. Allah memberi mereka dua mata, lidah, dan dua bibir serta menunjukkan kepada mereka dua jalan yaitu kebenaran dan kesesatan.

Demikian pembahasan mengenai surat Al-Balad dalam Al-Quran yang menceritakan banyak hal salah satunya adalah mengenai pilihan bagi manusia akan memilih jalan kebenaran atau kesesatan. (WWN)