Konten dari Pengguna

Bacaan Tafsir Surat Ali Imran Ayat 159 secara Lengkap

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan Alquran sumber foto: Pinterest
zoom-in-whitePerbesar
Bacaan Alquran sumber foto: Pinterest

Bacaan Surat Ali Imran ayat 159 membicarakan tentang akhlak mulia dan musyawarah. Isinya berkaitan dengan cara seseorang dalam menyikapi sebuah urusan, dan anjuran untuk berbuat baik kepada siapa saja. Jika umat Islam bisa memahaminya dengan benar, maka kebaikan dan pahala akan didapatkan. Kebersamaan dan kedamaian antarmanusia juga akan tercipta dengan sempurna.

Bacaan Surat Ali Imran 159

Fa bimā raḥmatim minallāhi linta lahum, walau kunta faẓẓan galīẓal-qalbi lanfaḍḍụ min ḥaulika fa'fu 'an-hum wastagfir lahum wa syāwir-hum fil-amr, fa iżā 'azamta fa tawakkal 'alallāh, innallāha yuḥibbul-mutawakkilīn

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

Tafsir Surat Ali Imran 159

  1. Ayat ini merupakan contoh sikap lemah lembut Rasulullah kepada orang-orang yang melanggar perintahNya.

  2. Kebaikan Rasulullah dapat terlihat dari akhlakul karimah yang ditunjukkannya kepada orang lain termasuk musuh Allah dalam hal peribadahan

  3. Akhlak yang buruk akan menjauhkan diri Anda dari kesempatan bertemu dengan orang-orang yang baik

  4. Allah memberi perintah manusia untuk bermusyawarah agar bisa menyelesaikan masalah dengan bijak

  5. Allah memberi perintah pada Nabi untuk bermusyawarah agar bisa mendapatkan pandangan yang berbeda dari ide dan solusi orang lain

  6. Musyawarah merupakan bagian dari ibadah yang bisa mendekatkan diri kepada Allah

  7. Melakukan musyawarah akan menghasilkan sebuah keputusan yang matang dan tidak tegesa-gesa. Bermusyawarah memberikan kesempatan untuk mengutarakan pendapat dengan leluasa

  8. Setelah musyawarah, dianjurkan untuk memasrahkan hasil keputusan kepada Allah dan bertawakkal atas hasil yang dicapai bersama-sama.

Dengan memahami tafsir Surat Ali Imran Ayat 159 diharapkan menjadi sebuah pengingat untuk umat Islam. Bahwasanya Rasulullah telah memberikan contoh yang baik atas tingkah laku dan tatacara bermufakat dengan orang lain. Hendaknya, teladan ini bisa diterima dan dijadikan salah satu rujukan baik dalam hidup bermasyarakat.(ang)