Bacaan Tasbih: Makna, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zikir merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam untuk mendekatkan diri pada Allah. Salah satu bentuk zikir yang paling sering dilakukan adalah tasbih.
Bacaan tasbih merupakan kalimat yang mengandung makna penyucian Allah dari sifat-sifat tidak sempurna. Kalimat tasbih mudah dan ringan dilafalkan. Selain itu, bacaan ini sangat disenangani oleh Allah sehingga memiliki keutamaan yang sangat besar.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai bacaan tasbih dan maknanya, keutamaan, serta cara terbaik untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bacaan Tasbih dan Artinya
Tasbih adalah bacaan untuk menyatakan dan menyakini kesucian Allah SWT dari segala sifat kekurangan. Kalimat tasbih juga diartikan sebagai kalimat untuk mengakui keesaan, kebesaran, serta kesucian Allah.
Bacaan tasbih yang paling umum dikenal adalah sebagai berikut.
1. Subhaanallaah
سُبْحَانَ اللهِ
Artinya: Mahasuci Allah
Selain itu, ada pula bacaan tasbih yang lebih panjang. Kalimat ini biasanya dibaca dalam majelis-majelis zikir atau tahlian. Adapun bacaan tasbih yang dimaksud, yaitu:
2. Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilahaillahu wal-lahu akbar
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪْ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠﻪْ ﻭَﻵ ﺍِﻟَﻪَ ﺍِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠﻪْ ﻭَﺍﻟﻠﻪُ ﺍَﻛْﺒَﺮْ
Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar.
Baca Juga: Sholat Tasbih Berapa Rakaat? Ini Jumlah dan Caranya
Keutamaan Membaca Bacaan Tasbih
Dalam buku Dahsyatnya Shalat Tasbih yang ditulis oleh Misbahus Surur dijelaskan berikut beberapa keutamaan membaca tasbih:
1. Menghapus Dosa
Salah satu keutamaan membaca tasbih adalah dapat memghapus dosa seseorang. Hal ini seperti sabda Rasullah SAW yang diriwayatkan Ibu Majah, "Barangsiapa membaca subhanallah wa bihamdih, subhanallahil 'azhim seratus kali dalam sehari, akan dihapus dosa-dosanya sekalipun sebanyak buih di laut."
2. Mendapat Pahala yang Besar
Bacaan tasbih yang sederhana ini memiliki ganjaran yang besar. Setiap kali mengucapkannya seorang muslim mendapatkan pahala yang berlipat ganda di sisi Allah.
Sebagaimana dinyatakan Abu Huraira ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lidah, tetapi berat di timbangan dan cintai Allah yaitu subhanallah wa bihamdih, subhanallahil 'azhim."
Cara Mengamalkan Bacaan Tasbih
Membaca tasbih bukan sekadar ungkapan lisan, tetapi juga bentuk pengakuan kebesaran Allah SWT. Alam yang ada di sekitar adalah sebuah tanda yang menunjukkan kebesaran Allah. Meskipun tasbih bisa dibaca kapan saja, ada beberapa waktu yang lebih dianjurkan untuk mengamalkannya, antara lain:
Ketika melihat kekuasaan Allah SWT yang menakutkan. Misalnya, ketika mendengar petir, melihat kilat, atau badai.
Saat berada dalam keadaan lupa. Misalnya, saat kita mengingatkan imam salat yang lupa gerakan salatnya.
Saat berzikir untuk mengingat Allah SWT. Zikir bisa dilakukan setelah salat sebanyak 33 kali.
(SA)
