Konten dari Pengguna

Bagaimana Tanggapan Kafir Quraisy Atas Hijrah Rasul ke Madinah?

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanggapan kafir Quraisy atas hijrah Rasul. Foto. dok. Varshesh Joshi (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanggapan kafir Quraisy atas hijrah Rasul. Foto. dok. Varshesh Joshi (Unsplash.com)

Dalam Islam, kita mengenal beberapa kisah bersejarah yang penting dalam peradaban umat Muslim. Dalam kisah hijrah yang dilakukan Rasulullah, terdapat suatu kaum yang selalu merintanginya. Bagaimana tanggapan kafir Quraisy atas hijrah Rasul ke Madinah?

Penjelasan Bagaimana Tanggapan Kafir Quraisy Atas Hijrah Rasul ke Madinah

Rasulullah yang diberi tugas khusus oleh Allah untuk berdakwah dan menyebarkan agama Islam untuk seluruh umat Muslim ini ditunaikan Rasulullah dengan sepenuh hati. Namun, kaum kafir Quraisy selalu merintangi Rasulullah untuk menyebarkan ajaran Islam.

Ilustrasi tanggapan kafir Qyraisy terhadap hijrah Rasul. Foto. dok. Juli Kosolapova (Unsplash.com)

Kaum Quraisy pun terus menghalangi dan menyulitkan Rasulullah untuk berdakwah dan menyebarkan agama Islam bahkan saat beliau diutus oleh Allah untuk hijrah ke Madinah. Bagaimana tanggapan kafir Quraisy atas hijrah Rasul ke Madinah?

Hijrah Rasulullah SAW ke Madinah ditanggapi kafir Quraisy dengan kemarahan yang besar. Bahkan kaum kafir Quraisy tidak ingin Muhammad mengembangkan Islam meski di Madinah sekalipun. Maka dari itu, kaum kafir Quraisy menyusun strategi jahat untuk membunuh Rasulullah untuk menggagalkan misi Rasulullah hijrah ke Madinah.

Ilustrasi tanggapan kafir Quraisy atas hijrah yang dilakukan Rasul. Foto. dok. Jeff Jewiss (Unsplash.com)

Penjelasan mengenai peristiwa hijrah Rasulullah ke Madinah disebutkan dalam buku berjudul Ali bin Abi Thalib Ra. yang disusun oleh Abdul Syukur al-Azizi (2021: 67) bahwa saat Rasulullah menunggu wahyu atau perintah dari Allah SWT untuk hijrah ke Madinah, kaum Quraisy menyiapkan rencana jahat untuk membunuh Rasulullah SAW.

Lebih lanjut buku tersebut menjelaskan rencana jahat kaum kafir Quraisy untuk membunuh Rasulullah di malam sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah telah diketahui oleh Rasulullah, kemudian Allah menugaskan malaikat Jibril agar Rasulullah segera berhijrah ke Madinah.

Kejadian ini tertuang dalam salah satu ayat Alquran yang berbunyi:

وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ ٱللَّهُ ۖ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلْمَٰكِرِينَ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. (QS. Al Anfal: 30)

Dengan kekuasaan dan kehendak Allah, Rasulullah berhasil meloloskan diri dari kepungan kafir Quraisy yang pada malam itu berniat membunuh beliau. Namun usahanya gagal karena Ali bin Abi Thalib Ra berhasil mengelabui kaum kafir Quraisy untuk menggantikan Rasulullah tidur di tempat tidurnya. Dengan begitu Rasulullah dapat melakukan hijrah ke Madinah. (DAP)