Banyak Simetri Putar pada Segitiga Siku-siku dalam Matematika

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Segitiga merupakan bangun datar yang bisa dibentuk dengan cara menghubungkan tiga buah titik yang tidak segaris dengan ruas garis. Salah satu jenis segitiga yaitu segitiga siku-siku yang memiliki sudut sebesar 90 derajat. Lalu, berapa banyak simetri putar pada segitiga siku-siku yang biasa kita lihat dalam pelajaran trigonometri?
Segitiga siku-siku memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan jenis segitiga yang lain. Dikutip dari buku Pintar Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 oleh Petrus Tumijan (2018: 123), segitiga siku-siku memiliki sisi-sisi yang saling tegak lurus dan membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat. Adapun sisi yang lain pada segitiga ini merupakan sisi miring atau hipotenusa.
Banyak Simetri Putar pada Segitiga Siku-siku dalam Matematika
Dalam buku Sukses UN Matematika SD 2009 (2008) juga dijelaskan bahwa simetri merupakan suatu metode penyusunan halaman atau bidang guna memberikan tempat yang seimbang di bagian kanan, kiri, atas atau bawah pada suatu bangun datar.
Simetri putar merupakan metode atau cara perubahan posisi pada bangun datar yang bertujuan agar tepat menduduki posisi di awal. Setiap bangun datar memiliki simetri yang berbeda-beda, termasuk segitiga siku-siku.
Simetri putar juga disebut sebagai jumlah putaran yang bisa dilakukan pada suatu bangun datar, yang mana hasil putarannya akan membentuk pola yang sama sebelum diputar, tapi tidak kembali ke letak semula tersebut. Sebuah bangun datar memiliki simetri putar apabila terdapat satu titik pusat dan bangun tersebut bisa digulir kurang dari satu putaran penuh. Jadi, bayangannya akan tepat pada posisi yang semula.
Cara mengetahui simetri putar dalam matematika yaitu melalui cara tidak jauh berbeda dengan percobaan simetri lipat. Hanya saja, caranya yaitu dengan memutar kertas yang sudah dibentuk. Apabila suatu bangun datar diputar dari pusatnya dan tepat berada di lokasi semula, maka bangun tersebut mempunyai simetri putar.
Banyaknya bangun datar menduduki posisi semula dalam satu kali putaran akan menunjukkan jumlah simetri putar. Agar mengetahui jumlah simetri putarnya dengan benar, maka arah perputaran harus mengikuti arah jarum jam.
Lalu, jika ditanya mengenai banyak simetri putar pada segitiga siku-siku maka jawabannya adalah segitiga siku-siku tidak memiliki simteri putar. Alasannya yaitu karena segitiga siku-siku hanya mampu diputar sebanyak satu keliling atau satu putaran. Bangun datar yang tidak memiliki simetri putar bukan hanya segitiga siku-siku, melainkan juga segitiga sama kaki, layang-layang dan trapesium.
(DLA)
