Beberapa Contoh Produk dari Limbah Organis yang Bernilai Ekonomis

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Limbah menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi hampir setiap negara, termasuk Indonesia. Untuk memanfaatkannya, limbah dapat dijadikan kerajinan. Maka dari itu, contoh produk dari limbah organis dapat dijadikan sebagai referensi.
Pproduk limbah organis dapat digunakan sebagai kerajinan UMKM. Dengan begitu, dampak limbah dapat berkurang dan bisa membuka lapangan pekerjaan.
Pengertian Limbah Organis
Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya. Berdasarkan sifatnya, limbah dibedakan menjadi 2, yaitu limbah organik dan limbah anorganik.
Dikutip dari buku oleh Sayyidatul Khoiridah, dkk (2021), limbah organis merupakan limbah yang mengandung unsur karbon atau berasal dari makhluk hidup dan bersifat mudah membusuk/terurai oleh aktivitas mikroorganisme baik aerob maupun anaerob.
Limbah organis sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti sisa makanan, kotoran hewan, kulit buah, sayur busuk, dan lain sebagainya.
Limbah organis memiliki beberapa ciri-ciri umum, di antaranya:
1. Kandungan Air Tinggi
Limbah organis memiliki kadar air yang tinggi. Selama proses pembusukan berlangsung, limbah tersebut akan semakin berkurang hingga mengering.
2. Dari Bahan Alam
Limbah organis berasal dari sisa bahan alam atau olahan manusia. Sehingga, limbah organis tidak memerlukan waktu lama dalam proses pembusukan.
3. Mudah Membusuk
Seperti penjelasan di atas, limbah organis tidak memerlukan waktu lama dan mudah membusuk tanpa memerlukan proses pengolahan khusus.
4. Dapat Dihancurkan Mikroba
Secara alami, limbah organis dapat dihancurkan dan diuraikan oleh mikroba dalam tanah. Inilah yang membuat limbah organis dapat menyuburkan tanah.
Contoh Produk dari Limbah Organis
Adapun beberapa contoh produk dari limbah organis yang bernilai ekonomis sebagai referensi UMKM yakni:
1. Kerajinan Bunga
Ada beberapa limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan bunga, di antaranya adalah kulit jagung. Kerajinan ini cukup mudah dibuat dan alat yang dibutuhkan mudah didapatkan. Berikut ini cara membuatnya:
Keringkan kulit jagung hingga berwarna kuning kecoklatan.
Gunting kulit jagung dengan bentuk kelopak bunga.
Buat kembali kelopak bunga dengan ukuran lebih kecil.
Ambil 5-7 helai kelopak bunga dengan ukuran besar dan susun secara melingkar. Rekatkan kelopak tersebut dengan lem.
Susun 3-5 helai kelopak bunga dengan ukuran kecil di atas kelopak bunga yang besar.
Ulangi cara di atas sampai jumlah yang diinginkan.
Siapkan kawat sepanjang 25-30 cm yang dilapisi pita berwarna hijau atau kuning dan rekatkan menggunakan lem.
2. Vas Bunga
Ada banyak limbah organis yang dapat digunakan sebagai vas bunga, seperti pelepah pisang, enceng gongok, atau tanaman yang tumbuh di atas air. Cara membuatnya sendiri cukup mudah, yakni:
Keringkan pelepah pisang, enceng gongok, atau tanaman yang tumbuh di atas air.
Potong sesuai dengan kebutuhan dengan jumlah yang cukup banyak.
Anyam satu persatu limbah tersebut dengan ditempelkan pada kaleng atau tempat cat bekas dengan ditempelkan menggunakan lem tembak.
Rapikan anyaman yang sudah dibuat agar terlihat menarik.
Tambahkan dengan hiasan, seperti bunga, daun, dan lainnya yang diwarnai.
Selain contoh produk limbah organis di atas, terdapat beberapa produk kerajinan lain yang bisa menjadi referensi, yakni:
Kalung atau gelang dari kulit dan biji-bijian
Tempat tisu dari kulit kerang atau potongan kayu
Anting-anting dari sisik ikan
Sandal dari tempurung kelapa.
Tas dari eceng gondok
Lampu kamar dari kulit telur
Mangkok, gelas, dan teko dari tempurung kelapa.
Baca Juga: Pengertian Kerajinan Limbah dengan Jenis dan Contohnya
Setelah mengetahui beberapa contoh produk limbah organis, apakah tertarik untuk menjadikannya sebagai kerajinan? Dengan begitu, limbah dapat berkurang dan bisa menjadi pemasukan dengan memanfaatkan kreatifitas.(MZM)
