Begini Latar Belakang Terjadinya Isra Miraj dalam Alquran

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latar belakang terjadinya Isra Miraj terdapat dalam Alquran.
Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa ayat di dalam Alquran, yang menjelaskan bagaimana perjalanan Nabi Muhammad SAW sampai ke langit tujuh.
Salah satu ayat yang menceritakan tentang Isra Miraj yaitu surat Al Isra. Seperti apa arti dari ayat tersebut? yuk lihat artinya di bawah ini.
sub-ḥānallażī asrā bi'abdihī lailam minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣallażī bāraknā ḥaulahụ linuriyahụ min āyātinā, innahụ huwas-samī'ul-baṣīr
Artinya: “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Al Isra’ [17]:1)
Dalam buku Isra Miraj yang ditulis oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani , Jalaluddin As-Suyuti, Nabi Muhammad pun bertemu dengan Nabi Idris a.s. Nabi Idris menyambut Rasulullah SAW dan membacakan doa untuk rasul. Cerita ini ada di dalam surat Maryam: 57 dengan arti sebagai berikut:
“Dan kami telah mengangkatnya (Idris a.s.) ke martabat yang tinggi.” (QS. Maryam: 57)
Latar Belakang Terjadinya Isra Miraj dalam Surat An Najm
Latar belakang terjadinya Isra Miraj bukan hanya terdapat dalam surat Al Isra’, cerita ini juga terdapat dalam surat An Najm. Berikut arti dari surat An Najm:
“Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (An Najm [53]: 12-18)
Kedua ayat tersebut mencerminkan seperti apa perjalanan Rasulullah SAW secara singkat. Perjalanan yang ditempuh oleh Nabi Muhammad SAW tidak lain sebagai tanda dari Allah SWT untuk umat muslim.
Bahwa dengan adanya peristiwa tersebut, Allah ingin memperlihatkan bahwa hanya Allah lah yang bisa melakukannya. Sungguh besar kekuasaan Allah SWT. Demikian latar belakang terjadinya Isra Miraj, semoga bermanfaat.
(Linda Fahira Putri)
