Konten dari Pengguna

Belajar Musik dengan Mengenal Tangga Nada Diatonis dan Pentatonis

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tangga Nada Musik. Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tangga Nada Musik. Sumber: Unsplash.com

Musik dapat terdengar merdu dan indah karena mengandung variasi tangga nada yang berbeda. Pengetahuan tentang tangga nada ini mutlak dibutuhkan, terutama untuk Anda yang memang berkecimpung di dunia musik.

Tangga nada adalah susunan nada yang berurutan, dari nada rendah ke nada tinggi (ascending) atau nada tinggi ke nada rendah (descending). Secara umum, tangga nada dapat dibedakan menjadi dua, yaitu tangga nada diatonis dan pentatonis. Apa perbedaan keduanya? Simak penjelasannya di bawah ini!

Tangga Nada Diatonis dalam Musik

Tangga nada diatonis adalah sistem tangga nada yang masing-masing nadanya memiliki jarak satu dan setengah. Seperti yang disebutkan dalam buku Pintar Main Gitar Dalam 7 Hari (2008: 42) oleh Gari Rakai Sambu, ada tujuh nada pokok dalam tangga nada diatonis. Tangga nada ini juga kadang disebut sebagai laras internasional, karena aturannya yang baku dan tetap, digunakan di seluruh dunia.

Tangga nada diatonis terbagi lagi menjadi dua, yaitu diatonis mayor dan diatonis minor. Perbedaan keduanya dapat dilihat dari interval nada yang digunakan. Diatonis mayor memiliki interval 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2. Sementara diatonis minor berinterval 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1.

Selain itu kesan musik yang timbul antara kedua jenis diatonis ini juga berbeda. Diatonis mayor berciri semangat dan gembira, serta biasanya diawali dan diakhiri dengan nada do. Diatonis minor kebalikannya. Ciri musiknya lebih syahdu dan sedih, biasanya diawali dengan tangga nada la.

Tangga Nada Pentatonis dalam Musik

Dikutip dari Estrella, kata pentatonis berasal dari bahasa Yunani, dari kata “pente” yang berarti lima dan “tonic” yang berarti nada. Seperti namanya, tangga nada ini hanya memiliki lima tangga nada pokok. Tangga nada pentatonis lazimnya terbagi menjadi dua, pelog dan slendro.

Tangga nada pelog memiliki elemen penyusun do, mi, fa, sol, si. Re dan la hanya menjadi sisipan.

Tangga nada slendro memiliki nada do, re, mi, so, la. Tangga nada ini biasanya memiliki nuansa musik yang lincah dan gembira.

Itulah beberapa jenis tangga nada yang ada dalam dunia musik. Sudah terbayang musik yang biasa Anda dengar masuk tangga nada yang mana? (AA)