Konten dari Pengguna

Benda yang Sedikit Ditolak oleh Magnet Disebut Apa? Ini Jawabannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi benda yang sedikit ditolak oleh magnet. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi benda yang sedikit ditolak oleh magnet. Foto: Pixabay

Berdasarkan gaya tariknya terhadap magnet, benda dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah benda dengan sifat yang sedikit ditolak oleh magnet.

Mengutip buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/Mts oleh Tim Ganesha Operation, benda yang sedikit ditolak oleh magnet disebut diamagnetik.

Benda dengan klasifikasi diamagnetik memiliki sifat unik, yaitu tidak memiliki sifat magnet permanen dan cenderung menghasilkan medan magnet yang sangat lemah ketika berada di dekat magnet eksternal.

Pengertian Benda Diamagnetik

Ilustrasi benda yang sedikit ditolak oleh magnet. Foto: Pixabay

Muhammad Syukri menerangkan dalam bukunya yang berjudul Pengantar Geofisika bahwa benda diamagnetik adalah material yang memiliki kecenderungan untuk sedikit ditolak oleh medan magnet.

Hal ini terjadi karena elektron dalam atom benda diamagnetik bergerak sedemikian rupa sehingga menciptakan medan magnet yang berlawanan dengan medan magnet luar.

Sifat diamagnetisme ditemukan dalam hampir semua bahan, tetapi pada sebagian besar material, efek ini sangat kecil sehingga tidak mudah diamati. Namun, pada beberapa bahan tertentu, sifat diamagnetiknya cukup signifikan dan bisa terlihat dengan jelas.

Baca Juga: Siapa Orang yang Pertama Kali Menyatakan bahwa Bumi adalah Sebuah Magnet?

Sifat-sifat Benda Diamagnetik

Ilustrasi benda yang sedikit ditolak oleh magnet. Foto: Pixabay

Merujuk buku Mudah Menguasai Fisika SMP Kelas 3 karya Redaksi Kawan Pustaka, benda diamagnetik memiliki beberapa karakteristik utama, antara lain:

1. Sedikit Ditolak oleh Magnet

Benda diamagnetik akan menjauhi medan magnet eksternal, tetapi dengan gaya yang sangat lemah dibandingkan benda feromagnetik atau paramagnetik.

2. Tidak Bisa Menjadi Magnet Permanen

Karena tidak memiliki momen magnetik yang tetap, benda diamagnetik tidak bisa diubah menjadi magnet permanen.

3. Tidak Tertarik oleh Magnet Kuat Sekalipun

Berbeda dengan bahan feromagnetik seperti besi, benda diamagnetik tidak tertarik oleh magnet, bahkan jika medan magnetnya sangat kuat.

4. Sifatnya Tidak Dipengaruhi oleh Suhu

Berbeda dengan bahan paramagnetik atau feromagnetik, sifat diamagnetik tidak berubah meskipun suhu meningkat atau menurun.

5. Dapat Menghasilkan Efek Levitasi Magnetik

Beberapa bahan diamagnetik kuat, seperti grafit pirolitik dan superkonduktor dapat melayang di atas magnet karena efek penolakan magnet yang cukup kuat.

Contoh Benda Diamagnetik dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi benda yang sedikit ditolak oleh magnet. Foto: Pixabay

Banyak benda di sekitar kita memiliki sifat diamagnetik. Berikut contoh benda dengan material diamagnetik yang mudah ditemukan:

  • Emas (Au) = Meskipun dikenal sebagai logam berharga, emas memiliki sifat diamagnetik yang membuatnya sedikit ditolak oleh magnet.

  • Tembaga (Cu) = Tembaga sering digunakan dalam kabel listrik dan peralatan elektronik, dan memiliki sifat diamagnetik yang cukup kuat.

  • Perak (Ag) = Seperti emas dan tembaga, perak juga termasuk bahan diamagnetik yang sering digunakan dalam perhiasan dan konduktor listrik.

  • Grafit = Salah satu contoh benda diamagnetik yang sering digunakan dalam eksperimen levitasi magnetik adalah grafit pirolitik.

  • Air dan Makhluk Hidup = Air yang ada dalam tubuh manusia dan hewan memiliki sifat diamagnetik. Oleh karena itu, medan magnet kuat dapat memengaruhi cairan dalam tubuh.

  • Kaca = Kaca juga termasuk benda diamagnetik karena tidak memiliki sifat kemagnetan permanen dan hanya sedikit ditolak oleh magnet.

  • Bismut (Bi) = Salah satu bahan diamagnetik terkuat yang diketahui dan sering digunakan dalam eksperimen ilmiah.

(NDA)