News
·
11 Januari 2021 14:47

Bendera Merah Putih, Fakta Sang Dwi Warna

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Bendera Merah Putih, Fakta Sang Dwi Warna (23242)
Ilustrasi Bendera Merah Putih sumber: Shutterstock
Perjalanan panjang perjuangan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan tak bisa dilepaskan dari bendera merah putih, bendera pusaka bangsa Indonesia. Bendera yang selalu menimbulkan getaran di hati setiap kali dikibarkan baik di upacara-upacara kenaikan bendera di sekolah, lembaga-lembaga pemeintah ataupun pada saat pelaksanaan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus.
ADVERTISEMENT
Fakta sejarah bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan bersamaan dengan pengumuman kemerdekaan Indonesia setelah lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang, bendera pusaka dijahit oleh Ibu Negara pertama Indonesia, Fatmawati.
Dengan mesin jahit tangan, Ibu Fatmawati menjahitkan simbol negara Indonesia tersebut. Apa saja fakta sang dwi warna, bendera kebanggaan bangsa Indonesia itu?

Bendera Merah Putih, Fakta Sang Dwi Warna

Fakta sejarah bendera merah putih, selain dijahit oleh Ibu Fatmawati, ada hal-hal lain seputar Sang Saka Merah Putih ini.
Berikut faktanya:
  • Warna merah putih merupakan penggabungan simbolisme warna, yaitu merah yang berarti keberaniaan dan putih artinya kejujuran.
  • Merah Putih diadopsi pada tahun 1922 oleh Uni Indonesia, organisasi nasionalis pelajar Indonesia yang belajar di Belanda.
  • Kain katun merah putih yang dijahit oleh Fatmawati, merupakan pemberian perwira Jepang, Chairul Basri pada Oktober 1944. Awalnya kain tersebut dimaksudkan untuk dijadikan baju anak pertama, yang tengah dikandung istri dari Presiden RI, Ir. Sukarno.
ADVERTISEMENT
Sebelum kemerdekaan dan menjadi lambang negara, bendera merah putih juga sudah digunakan sebagai panji kerajaan oleh Kerajaan Kediri dan lambang kebesaran Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 hingga ke-16. (IJS)