Bentuk-Bentuk Ulir pada Produk Fastener

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai macam bentuk-bentuk ulir yang ada pada produk fastener. Ulir adalah bentuk cekungan atau alur-alur yang mengelilingi batang baja atau poros dengan ukuran tertentu.
Ulir merupakan salah satu bagian paling penting pada produk fastener, mulai dari baut, mur, sekrup, dan sebagainya. Ulir pada aplikasinya banyak sekali ditemui dalam kehidupan sehari-hari karena ulir berfungsi sebagai pengikat.
Bentuk-Bentuk Ulir dalam Kehidupan Sehari-hari
Ulir berfungsi dalam menyatukan beberapa komponen menjadi satu unit barang jadi. Selain itu ulir juga berfungsi sebagai penggerak suatu benda.
Ulir yang biasanya diaplikasikan memiliki bentuk yang variatif karena dibuat dengan desain dan desain yang juga beragam. Dikutip dari buku Teknik Menggunakan Perkakas Tangan, Eko Winarno (2016: 183), berikut bentuk-bentuk ulir yang perlu diketahui.
1. Ulir segitiga
Ulir segitiga merupakan bentuk ulir yang paling sering gunakan. Ulir segitiga dibagi menjadi beberapa bentuk, diantaranya sebagai berikut.
Ulir Metrik atau Metric Standart Thread
Ulir Segitiga memiliki sudut puncak sebesar 60° dan dimensinya dalam satuan metrik. Ulir ini memiliki simbol huruf "M".
Ulir Whitworth atau Whitworth Standart Thread
Ulir Wirthworth merupakan bentuk ulir segitiga dengan sudut puncak 55°. Satuan dimensi dari ulir bentuk ini adalah inci dan simbolnya adalah huruf "W".
Ulir Pipa atau British Standard Pipe Thread
Ulir pipa adalah ulir yang digunakan untuk sambungan pipa satu dengan pipa yang lainnya. Simbol dari ulir Pipa adalah "R". Biasanya, satuan ukuran dari ulir pipa adalah inci.
Ulir UNF atau Unified Fine Thread
Ulir UNF adalah ulir dengan permukaan yang halus dibanding permukaan ulir bentuk lainnya. Sudut puncak dari ulir ini adalah 60°, dan ulir bentuk ini memiliki satuan inci. Simbol dari ulir UNF adalah "UNF".
Ulir UNC atau Unified Coarse Thread
Ulir UNC adalah ulir yang permukaannya lebih tebal atau lebih kasar daripada ulir UNF. Hal tersebut dikarenakan jumlah ulir di UNC lebih sedikit daripada jumlah ulir di UNF.
2. Ulir Segiempat atau Square Thread
Merupakan ulir yang berbentuk segi empat atau kotak. Pada aplikasinya, ulir bentuk ini digunakan untuk beban berat. Simbol pada ulir kotak adalah "Sq" dan memiliki satuan ukuran inci.
3. Ulir Trapesium atau Trapezium Thread
Ulir trapesium adalah ulir dengan besaran sudut di puncaknya adalah 30°. Simbol dari ulir ini adalah "Tr". Satuan ukuran untuk ulir diameter ini adalah metrik.
4. Ulir Bulat atau Round Thread
Ulir bulat merupakan ulir yang memiliki bentuk setengah lingkaran pada bagian permukaan teratas dari ulir tersebut. Ulir ini memiliki sudut 30°.
5. Ulir Bola atau Ball Screw
Ulir Bola merupakan ulir yang poros di ulirnya ada pelor atau bola-bola besi yang ada di dalam mekanisme porosnya. Ulir ini memiliki tingkat kepresisian yang sangat tinggi.
6. Ulir Tanduk atau Buttress Thread
Bentuk dari ulir tanduk berbentuk seperti segitiga. Ulir ini biasanya digunakan untuk pengunci poros satu dan poros kedua. Sudut dari ulir ini adalah 30°.
Baca juga: Pengertian Pegas dan Kegunaannya pada Kehidupan Sehari-hari
Itulah penjelasan mengenai berbagai macam bentuk-bentuk ulir yang ada di kehidupan sehari-hari. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan par apembaca tentang ulir. (Gin)
