Konten dari Pengguna

Bentuk Kerjasama di dalam Masyarakat Indonesia dan Penjelasannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentuk Kerjasama di dalam Masyarakat Indonesia Lebih Dikenal dengan Nama Gotong Royong, Foto: indonesia.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Bentuk Kerjasama di dalam Masyarakat Indonesia Lebih Dikenal dengan Nama Gotong Royong, Foto: indonesia.go.id

Bentuk kerjasama di dalam masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan nama gotong royong. Bentuk kerja sama ini tertuang di dalam sila ke-3 dari Pancasila, yaitu: Persatuan Indonesia.

Bentuk Kerjasama di dalam Masyarakat Indonesia Lebih Dikenal dengan Nama Gotong Royong

Melansir situs resmi KBBI, pengertian gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu).

Gotong royong merupakan adat istiadat tolong-menolong antar masyarakat Indonesia di dalam berbagai aktivitas sosial antar masyarakat. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk menuntaskan pekerjaan, tetapi juga untuk mempererat hubungan masyarakat.

Manfaat Gotong Royong

Gotong royong memiliki sejumlah manfaat, antara lain:

  1. Menciptakan rasa persatuan dan kesatuan di dalam lingkungan

  2. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kasih sayang

  3. Menumbuhkan sifat kekeluargaan dan sikap saling tolong-menolong dengan sukarela

  4. Mempererat tali persaudaraan

  5. Membina hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar

  6. Meringankan pekerjaan dan menghemat waktu penyelesaiannya

Jenis Gotong Royong

Bentuk Kerjasama di dalam Masyarakat Indonesia Lebih Dikenal dengan Nama Gotong Royong, Foto: pekalongankota.go.id

Gotong royong terdiri dari beberapa jenis, antara lain:

  1. Kerja bakti: kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekitar dari kotoran.

  2. Belajar bersama: para pelajar dan mahasiswa bergotong royong untuk memecahkan suatu materi yang sulit agar mampu mengaplikasikan suatu ilmu sebaik mungkin.

  3. Musyawarah: upaya menyelesaikan masalah dan mencapai mufakat yang menguntungkan semua pihak, lewat diskusi yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih.

  4. Tanggap bencana: respons masyarakat untuk saling membantu ketika terjadi suatu musibah pada masyarakat lainnya.

  5. Panen raya: tak hanya di dalam musibah, di dalam panen raya, masyarakat juga perlu bergotong royong untuk memetik hasil panen besar yang terjadi maksimal 2 kali di dalam 1 tahun ini.

Contoh Gotong Royong

Gotong royong bisa dilakukan di mana saja. Berikut ini beberapa contoh gotong royong yang dapat dilakukan, yaitu:

Di Lingkungan Keluarga:

Membersihkan rumah sesuai pembagian tugas yang adil

Bergotong royong saat memasak makanan yang banyak untuk acara tertentu

Bergotong royong mendekorasi rumah untuk acara tertentu, seperti arisan atau pengajian

Di Lingkungan Sekolah:

Melaksanakan tugas piket kelompok

Mengerjakan tugas kelompok secara adil

Di Lingkungan Masyarakat:

Membangun tempat ibadah bersama

Mengerjakan kegiatan pertanian bersama-sama

Memperbaiki rumah bersama-sama

Kerja bakti membersihkan lingkungan

Membangun jembatan penghubung antar desa

Kesimpulan

Bentuk kerjasama di dalam masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan nama gotong royong. Hal ini perlu diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari demi tuntasnya berbagai pekerjaan dengan lebih cepat dan terbangunnya persatuan Indonesia. (BRP)