Konten dari Pengguna

Berlatih Mengidentifikasi Tajwid Pada Surat Al-Isra ayat 32

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tajwid Surat Al-Isra ayat 32. Foto: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tajwid Surat Al-Isra ayat 32. Foto: freepik.com

Sebagai kitab yang Allah SWT ciptakan yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Al-Quran merupakan kitab yang istimewa. Membacanya Al-Quran juga mendatangkan banyak kebaikan. Namun untuk membacanya memerlukan kaidah-kaidah yang baik dan benar yang disebut ilmu tajwid. Nah, untuk melatih ilmu tajwid Anda, berikut ulasan tajwid Surat Al-Isra ayat 32.

Berlatih Mengidentifikasi Tajwid Pada Surat Al-Isra ayat 32

Surat Al-Isra merupakan surat yang ke 17 dalam Al-Quran. Surat ini berkisah tentang peristiwa perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan isra’ dan mikraj. Surat yang memiliki arti perjalanan malam ini termasuk dalam surat Makkiyah yang terdiri dari 111 ayat.

Pada ayat yang ke-32 berisi tentang larangan untuk berbuat zina. Sebab seburuk-buruknya sebuah tindakan adalah perzinaan.

Adapun tajwid dalam Surat Al-Isra ayat 32 yaitu:

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

Ilustrasi Surat Al-Isra ayat 32. Foto: freepik.com

لَا

merupakan mad asli atau mad thabi’i, sebab huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya yakni sepanjang 2 harakat.

تَقْرَبُو

merupakan qalqalah sughra, sebab huruf qalqalah qaf’ disukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya yakni dipantulkan secara ringan.

الزِّنٰۤى

merupakan alif lam syamsiyah, sebab huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zai. Cara membacanya yaitu masuk ke huruf zai.

الزِّنٰۤى

merupakan mad jaiz munfasil alasannya, sebab huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Cara membacanya yaitu sepanjang 2, 4 atau 5 harakat.

اِنَّه

merupakan ghunnah, sebab nun bertanda tasydid. Cara membacanya yaitu dengan dengung.

اِنَّه

merupakan mad shilah qashirah, sebab huruf ha (kata ganti) bertemu dengan huruf selain hamzah. Cara membacanya yaitu sepanjang 2 harakat.

كَا نَ

merupakan mad asli atau mad thabi’i, sebab huruf kaf berharakat fathah bertemu alif dan tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya yaitu sepanjang 2 harakat.

فَا حِشَةً وَ

merupakan mad asli atau mad thabi’i, sebab huruf fa berharakat fathah bertemu alif dan tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya yaitu sepanjang 2 harakat.

وَسَآءَ

merupakan mad wajib muttashil alasannya, sebab huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Cara membacanya yaitu sepanjang 4 atau 5 harakat.

سَبِيْلًا

merupakan mad asli atau mad thabi’i, sebab huruf ba berharakat kasrah bertemu ya sukun dan tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya yaitu sepanjang 2 harakat.

سَبِيْلًا

merupakan mad iwadh, sebab lam alif berharakat fathah tanwin dan diwaqaf. Cara membacanya yaitu tanwin dihilangkan dan panjangnya 2 harakat.

Demikian ulasan tentang tajwid Surat Al-Isra ayat 32. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan Anda tentang ilmu agama dalam membaca Al-Quran. (MZM)