Konten dari Pengguna

Bilangan Eksponen: Pengertian, Sifat, dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bilangan eksponen. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bilangan eksponen. Sumber: Unsplash

Bilangan eksponen merupakan sebutan bagi bilangan kecil yang letaknya berada di sebelah kanan atas bilangan lainnya. Mengutip dari Buku Pintar Matematika SD, Osdirwan Osman (2008: 33), bilang eksponen adalah angka yang menunjukkan banyaknya sebuah bilangan pokok. Sederhananya, bilangan eksponen adalah sebutan dari banyaknya nilai pangkat dari bilangan pokok. Misalnya 3^2 (dibaca 3 pangkat 2), maka nilai 2 tersebut dinamakan bilangan eksponen. Jika 5^3, maka angka 3 adalah eksponennya.

Bilangan eksponen secara umum memiliki bentuk seperti yang telah dicontohkan tadi, yakni a^n (a pangkat n) dimana nilai n menjadi penentu banyaknya bilangan pokok yang harus dikalikan sebanyak bilangan eksponen tersebut. Kemudian bila bilangan eksponen tadi digunakan dalam operasi perhitungan, maka sifat-sifatnya akan berubah.

Ilustrasi bilangan eksponen. Sumber: Unsplash

Bilangan Eksponen: Sifat dan Contohnya dalam Operasi Hitungan

Dalam hal operasi hitungannya, maka bilangan eksponen akan menghasilkan sifat-sifat berikut ini lengkap dengan contohnya:

a^m x a^n = a^m+n (dalam bentuk perkalian, pangkat akan ditambah), contohnya 3^2 x 3^3 = 3^2+3=3^5

a^m ÷ a^n = a^m-n (dalam bentuk pembagian, pangkat akan dikurangi), contohnya 2^4 : 2^2=2^4-2=2^2

(a^m) ^n = am x n (jika ada di dalam bentuk kurungan, pangkat akan dikalikan), contohnya (3^2) ^2= 3^2x2=3^4

(a x b) ^m = a^m x b^m (bila ada dua bilangan di dalam kurungan, kemudian diberi pangkat, maka kedua bilangan tersebut akan memiliki pangkat yang sama), contohnya (2 x 3)^2= (2^2 x 3^2)

(a/b) ^m = a^m / b^m (penyebut tidak boleh sama dengan 0, dan dalam bentuk ini, penyebut dan pembilang akan memiliki pangkat), contohnya (3/2) ^2= 3^2/2^2

1 / a^n = a^-n (untuk sifat ini, bila penyebut bernilai positif dan kemudian dipindahkan ke atas, maka penyebut tersebut akan negatif. Begitu pun sebaliknya), contohnya 1/2^3= 2^-3

n√a^m = a^m/n (dalam bentuk akar seperti ini, bila disederhanakan n akan menjadi penyebut dan m akan menjadi pembilang. n harus lebih atau sama besar dengan 2), contohnya 2√9^4 = √9^4/2 = √9^2

a^0 = 1 (a tidak boleh sama dengan 0), artinya berapapun bilangan pokoknya, jika ia berpangkat nol maka nilainya sama dengan satu.

Demikianlah ulasan tentang bilangan eksponen berserta sifat-sifatnya dalam operasi hitungan matematika lengkap dengan contohnya. Semoga informasi tadi dapat dipahami dengan mudah. Semoga bermanfaat! (HAI)