Biografi Singkat Khalifah ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biografi singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz yang bisa dibaca untuk menambah pengetahuan dalam sejarah Islam. Beliau dianggap sebagai sosok pemimpin tersukses selama kekhalifahan Islam.
Beliau juga merupakan salah satu tokoh Islam yang paling penting. Oleh karena itu, kisah hidupnya perlu diketahui agar bisa mengambil contoh dari perilaku baik beliau.
Mengetahui Biografi Singkat Khalifah ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz
Dikutip dari 99 Tokoh Muslim Dunia for Kids, Iskandar (2007), berikut adalah biografi singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz. ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz merupakan cucu dari Umar bin Khaththab.
Nama lengkap beliau adalah Abu Ja’far Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam. Beliau lahir di Halwan, Mesir pada 63 Hijriyah atau 682 Masehi. ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz memiliki ayah bernama Abdul Aziz bin Marwan yang merupakan Gubernur Mesir saat itu dan ibu bernama Laila binti Ashim bin Umar bin Khaththab.
‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz tumbuh besar di lingkungan istana yang berarti beliau dilimpahi dengan kekayaan. Meskipun begitu, kedua orang tuanya membekalinya dengan ilmu agama. Sang ayah mengirimnya ke Madinah untuk menuntut ilmu ke Ubaidillah bin Abdullah.
Hal tersebut membuat ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz sudah mengenal banyak pemuka agama Islam, ulama, serta ahli fikih sejak masih kecil. Oleh karena itu, beliau dikenal sebagai sosok yang saleh.
Saat sang ayah meninggal dunia, ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz diminta datang ke Damaskus dan dinikahkan dengan Fatimah yang merupakan putri dari Khalifah Abdul Malik bin Marwan. Ketika Abdul Malik bin Marwan meninggal, kekhalifahan diberikan kepada Al-Walid bin Abdul Malik.
Pada tahun 86 Hijriyah, ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz diangkat sebagai Gubernur Madinah oleh Khalifah Al-Walid. Tetapi, di tahun 93 Hijriyah beliau diberhentikan karena kebijakannya tidak sejalan dengan Khalifah Al-Walid.
‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz diangkat menjadi khalifah setelah Sulaiman bin Abdul Malik meninggal. Namun, beliau sempat menolak untuk menjadi khalifah dan mengumpulkan orang di masjid untuk salat berjamaah dan menyampaikan keberatannya.
Orang-orang yang telah dikumpulkan tersebut tetap memilihnya sebagai khalifah. Beliau pun akhirnya menerima jabatan tersebut dan meminta orang-orang untuk tetap bertakwa.
Baca juga: 5 Jasa Khalifah Usman bin Affan di Masa Kepemimpinannya
Bacalah biografi singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd Al-‘Azīz untuk lebih memahami sedikit sejarah Islam melalui salah satu tokohnya. (KRIS)
