Bunyi Sila Ketiga Pancasila dan Cara Mengamalkannya

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila dikenal sebagai dasar negara Indonesia yang juga dijadikan sebagai pedoman hidup setiap masyarakat Indonesia. Setiap sila yang terkandung di dalam Pancasila termasuk sila ketiga Pancasila perlu diterapkan dalam keseharian masyarakat agar kehidupan dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.
Apa bunyi sila ketiga Pancasila? Bagaimana cara mengamalkannya? Mari temukan jawabannya dengan menyimak ulasan berikut ini.
Apa Bunyi Sila Ketiga Pancasila dan Bagaimana Cara Menerapkannya dalam Keseharian
Kehidupan tiap-tiap warga negara Indonesia tentu perlu diatur agar dapat berjalan dengan baik dan tidak melanggar hak atau kewajiban antar manusia satu dengan lainnya. Hal ini merupakan salah satu fungsi bagi Pancasila yang berperan penting sebagai pedoman atau nilai dasar yang digunakan untuk mengatur kehidupan masyarakat.
Fungsi Pancasila tersebut juga dipaparkan dalam buku berjudul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Perspektif Santri (2019:128) yang memaparkan bahwa Pancasila dijadikan sebagai seperangkat nilai yang digunakan bangsa Indonesia untuk menata dan mengatur tiap-tiap warga negara Indonesia.
Tak hanya itu, fungsi Pancasila juga disebutkan secara rinci dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan: Kecakapan Berbangsa dan Bernegara yang disusun oleh Aa Nurdiaman (2007:15) yang menjelaskan berdasarkan fungsi dasar pancasila sebagai dasar negara, segala tindak tanduk atau perbuatan semua warga negara harus mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Dalam buku tersebut juga dijelaskan hal ini berlaku karena Pancasila merupakan sumber nilai yang menuntun sikap, perilaku atau perbuatan Warga Negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu, Pancasila yang terdiri dari lima sila tentu perlu diamalkan dan diterapkan dalam kehidupan, termasuk bunyi sila ketiga Pancasila. Apa bunyi sila ketiga Pancasila?
Bunyi dari sila ketiga Pancasila adalah Persatuan Indonesia yang dilambangkan dengan pohon beringin. Bunyi sila ketiga Pancasila tersebut berarti Indonesia sebagai negara yang mampu menaungi segala perbedaan yang ada di Indonesia. Untuk menerapkan nilai Pancasila tersebut, berikut ini adalah contoh pengamalan dan penerapan bunyi sila ketiga Pancasila yang dilansir di tautan resmi https://bpip.go.id yang diakses pada 6 September 2021, antara lain:
Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
Rela berkorban demi kepentingan umum dan bangsa Indonesia.
Menanamkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
Dengan mengetahui apa bunyi sila ketiga Pancasila dan juga bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan dapat Anda jadikan teladan dan panduan untuk menerapkan nilai Pancasila dalam keseharian khususnya sila ketiga agar rasa nasionalisme dan cinta tanah air kita terus bertambah setiap harinya. (DAP)
