Konten dari Pengguna

Cara Hitung Rumus Slovin dalam Statistik

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menggunakan rumus Slovin dalam data statistik. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggunakan rumus Slovin dalam data statistik. Sumber: Unsplash

Rumus Slovin merupakan salah satu rumus yang umum digunakan dalam bidang statistik, khususnya saat penghitungan data dalam bentuk survey dengan populasi yang relatif besar. Sesuai dengan namanya, metode perhitungan sampel ini diperkenalkan oleh Slovin di tahun 1960.

Seperti yang sudah kita tahu, dalam sebuah pengumpulan data survei akan terdapat populasi (keseluruhan sasaran penelitian) dan sampel (sebagian dari populasi). Menurut Sugiyono (2010), jika populasinya besar, maka jumlah sampelnya juga relatif menjadi besar. Oleh sebab itu, kita memerlukan teknik pengambilan sampel yang tepat dalam penelitian tersebut. Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menghitung sampel dengan populasi besar itu sendiri adalah dengan hitungan rumus Slovin.

Cara Hitungan Rumus Slovin dalam Pengumpulan Data

Mengutip dari buku Statistika Seri Dasar Dengan SPPS (2021) oleh Aloysius Rangga Aditya Nalendra dkk., rumus slovin sendiri dapat didefinisikan sebagai formula untuk menghitung jumlah sampel minimal dari sebuah data populasi yang tidak diketahui secara pasti seberapa besarnya/belum spesifik.

Melansir dari sumber lain yakni dari buku Metode Riset Penelitian Kuantitatif (2020) oleh Slamet Riyanto dan Aglis Andhita Hatmawan, perhitungan rumus Slovin disebut sebagai metode yang banyak digunakan oleh para peneliti karena dianggap lebih mudah dan praktis untuk digunakan. Adapun rumus Slovin dapat digambarkan dengan sistematika berikut:

Keterangan:

n = jumlah sampel yang dicari

N = ukuran populasi

e = nilai margin of error (besar kesalahan) dari ukuran populasi

Dalam perhitungan rumus Slovin di atas, nilai margin of error (e) dapat ditentukan sendiri oleh para peneliti. Disebutkan jika margin of error (besaran kesalahan) semakin kecil, maka nilai sampel akan semakin besar. Adapun besaran dari margin kesalahan tadi biasanya ditulis dalam bentuk persentase.

Agar semakin paham bagaimana cara menghitung sampel dengan rumus slovin tadi, maka kamu perlu menyimak contoh berikut ini:

Apabila kita memiliki 1.000 orang dalam sebuah populasi survey, dan kita telah menentukan margin of error sebesar 5% atau 0,05. Maka perhitungan sampelnya ialah sebagai berikut:

n = N / (1 + (N x e²))

n = 1000 / (1 + (1000 x 0,05²))

n = 1000 / (1 + (1000 x 0,0025))

n = 1000 / (1 + 2,5)

n = 1000 / 3,5

n = 285,7143 (dibulatkan)

n = 286

Berdasarkan contoh hitungan di atas, maka nilai sampel yang didapatkan dari populasi tadi ialah sebesar 286 orang. Semoga ulasan dan contoh perhitungan rumus Slovin tadi cukup mudah untuk dipahami ya! Semoga bermanfaat (HAI)