Konten dari Pengguna

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Heksadesimal

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal. Foto: Pexels

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tak pernah lepas dari bilangan. Hampir semua hal yang berhubungan dengan manusia memiliki unsur bilangan di dalamnya. Bilangan digunakan untuk menunjukkan jumlah objek atau jumlah kegiatan yang berkaitan dengan objek tersebut.

Misalnya, manusia makan tiga kali sehari atau manusia bekerja delapan jam sehari. Bilangan yang digunakan dalam contoh tersebut adalah bilangan desimal atau sistem bilangan berbasis 10. Selain bilangan desimal, ada juga sistem bilangan lainnya, termasuk bilangan heksadesimal atau sistem bilangan berbasis 16.

Mengenal Bilangan Desimal

Ilustrasi cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal. Foto: Pexels

Dengan banyaknya sistem bilangan yang tersedia, sistem bilangan desimal memudahkan manusia saat mengalikan dengan bilangan 10 dibanding mengalikan dengan bilangan lainnya.

Dalam buku Sistem Digital: Teori dan Aplikasi oleh Barlian Henryranu Prasetio dkk, disebutkan ada 10 bilangan berbeda untuk menyatakan suatu nilai dalam bilangan desimal. Angka-angka ini disebut angka dasar.

Kesepuluh angka dasar tersebut, antara lain, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Nilai desimal dapat menggunakan lebih dari satu angka dalam hubungannya satu sama lain. Cara menuliskannya ialah dari kiri ke kanan untuk menyampaikan nilai yang lebih besar dari sembilan.

Kedudukan suatu bilangan dalam suatu deret menentukan nilai yang diwakili bilangan tersebut dalam deret. Nilai bilangan yang terjauh ke kanan menjadi yang terkecil, sedangkan nilai bilangan yang terjauh ke kiri adalah yang terbesar.

Baca Juga: Jenis-jenis Sudut, Materi Kelas 3 SD yang Bisa Dipelajari

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Heksadesimal

Ilustrasi cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal. Foto: Unsplash

Konversi bilangan merupakan sebuah proses mengubah representasi suatu angka dari satu sistem bilangan ke sistem lainnya tanpa mengubah nilai numeriknya. Proses ini penting untuk interaksi antara manusia dan mesin, serta untuk pemrograman dan pengolahan data.

Terdapat beberapa metode konversi bilangan, salah satunya mengubah bilangan desimal ke heksadesimal. Berikut cara konversi bilangan desimal ke hekadesimal yang dikutip dari buku Logika Matematika oleh Dwi Ariani Finda Yuniarti dan Agus Prianggono.

  • Bagi bilangan desimal dengan angka 16 yang merupakan basis dari bilangan hekasadesimal.

  • Lakukan berulang-ulang hingga hasil baginya kurang 1 (<1).

  • Hasil konversi merupakan urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal.

  • Khusus untuk hekasa desimal, jika sisa bagi di atas angka 9, angka tersebut diubah, dengan ketentuan 10 menjadi A, 11 menjadi B, 12 menjadi C, 13 menjadi D, 14 menjadi E, dan 15 menjadi F.

Berikut contoh soal konversi bilangan desimal ke heksadesimal yang bisa dipelajari.

Contoh 1:

21 = ......

21/ 16 = 1 sisa bagi 5

1/16 = 0 sisa bagi 1

Hasil konversi bilangan desimal ke bentuk bilangan heksadesimal untuk 21 adalah 15.

Contoh 2:

159 = ....

159/16 = 9 sisa bagi 15 sehingga diganti dengan (F)

9/16 = 0 sisa bagi 9

Hasil konversi bilangan desimal ke bentuk bilangan heksadesimal untuk 159 adalah 9F.

(SA)