Cara Membuat Footnote untuk Menyusun Karya Ilmiah
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membuat footnote atau catatan kaki dalam susunan karya ilmiah merupakan hal penting yang perlu kita lakukan. Maka dari itu, kita perlu memahami dan mengetahui kaidah penulisan footnote yang baik dan benar sesuai dengan aturan. Berikut ini adalah cara membuat footnote yang benar sesuai dengan kaidah untuk melengkapi susunan karya ilmiah Anda.
Cara Membuat Footnote Sesuai dengan Kaidah Penulisannya
Catatan kaki atau yang biasa kita sebut dengan footnote merupakan catatan yang kita tulis untuk menyebutkan sumber kutipan yang kita gunakan dalam karya ilmiah yang kita susun. Dinamakan catatan kaki karena catatan sumber ini terletak pada bagian paling bawah susunan tulisan karya ilmiah.
Hal ini juga disebutkan secara rinci dalam buku berjudul Metodologi Skripsi yang disusun oleh Dr. Agus Hermanto, M.H.I., Muhammad Qomarudinul Huda, M.Pd.I, Ilyas Rozak Hanafi, M.Pd.I (2021:24) yang mengemukakan bahwa catatan kaki adalah catatan pada bagian bahwa halaman teks yang berisi sumber suatu kutipan.
Penulisan footnote atau catatan kaki ini memiliki sederet fungsi yang berguna baik bagi pembaca maupun penulis yang menyusun karya ilmiah tersebut. Fungsi pertama adalah untuk menguatkan pernyataan yang tertulis dalam karya ilmiah, sehingga dapat dipercaya kebenarannya. Tak hanya itu, footnote ini juga dapat berguna sebagai keterangan tambahan mengenai tulisan dalam karya tulis yang Anda susun.
Catatan kaki perlu ditulis sesuai dengan kaidah dan memenuhi aturan penulisan yang berlaku. Komponen yang perlu ada dalam footnote yang kita susun antara lain nama penulis, judul tulisan, tahun terbit tulisan, nama penerbit atau kota tempat tulisan terbit jika ada dan nomor halaman. Semua komponen ini perlu ditulis sesuai dengan urutan dan menggunakan ejaan yang sesuai dengan PUEBI. Berikut ini adalah cara membuat footnote dan susunan penulisannya yang benar:
Didahului dengan nama lengkap penulis, lalu diikuti dengan judul tulisan, nama penerbit, kota terbit, tahun terbit tulisan, dan nomor halaman.
Nama penulis wajib ditulis secara lengkap, tidak disingkat, tidak boleh dibalik, dan tanpa gelar akademik.
Judul tulisan atau buku yang digunakan wajib ditulis dengan huruf kapital, dicetak miring, diberi garis bawah, atau dicetak tebal.
Cukup mudah bukan cara membuat footnote pada karya ilmiah yang Anda susun? Dengan panduan cara menulis footnote sesuai dengan kaidah untuk menyusun karya ilmiah ini dapat Anda terapkan dalam tulisan yang Anda susun. Semoga bermanfaat! (DAP)

