Cara Menghitung Bilangan Desimal dengan Cepat dan Tepat

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung bilangan desimal sering menjadi dasar penting dalam pembelajaran matematika yang perlu dikuasai sejak dini.
Pemahaman tentang konsep ini berhubungan erat dengan keterampilan berhitung lain yang berkaitan dengan pecahan serta nilai tempat angka.
Ketelitian dalam mempelajari desimal membantu menumbuhkan kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam menyelesaikan berbagai soal hitungan.
Cara Menghitung Bilangan Desimal
Cara menghitung bilangan desimal dalam pelajaran matematika dapat dilakukan dengan memahami terlebih dahulu nilai tempat setiap angka setelah tanda koma.
Setiap angka memiliki kedudukan yang menentukan besar nilainya, contohnya posisi pertama di belakang koma disebut persepuluh, lalu perseratus, dan seterusnya.
Dengan mengetahui nilai tempat, proses perhitungan menjadi lebih mudah dan teratur karena setiap angka desimal memiliki makna yang jelas.
Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa operasi hitung dasar yang sering digunakan dalam bilangan desimal, dikutip dari buku Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1 Oleh Tim Guru Indonesia, Drs. Joko Untoro (2010:26-27).
1. Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Desimal
Langkah penting dalam penjumlahan atau pengurangan bilangan desimal adalah menyusun angka-angka sesuai dengan posisi koma.
Apabila ada perbedaan jumlah angka desimal, tambahkan nol pada bilangan yang kurang agar sama panjang. Setelah itu, lakukan perhitungan seperti bilangan bulat biasa, lalu letakkan koma sejajar pada hasilnya.
Contoh Penjumlahan:
15,2 + 25,36
15,20
+ 25,36
------
40,56
Jadi, hasilnya adalah 40,56.
Contoh Pengurangan:
7,465 – 5,896
7,465
- 5,896
------
1,569
Hasilnya adalah 1,569.
2. Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal
Dalam perkalian bilangan desimal, langkah pertama adalah menghitungnya seakan-akan bilangan tersebut merupakan bilangan bulat.
Setelah hasil perkalian diperoleh, letakkan koma dengan menghitung jumlah seluruh angka di belakang koma dari bilangan yang dikalikan.
Contoh perkalian:
4,62 × 3 = 13,86
(Karena ada dua angka di belakang koma)
5,21 × 1,4 = 7,294
(Dua angka dari 5,21 dan satu angka dari 1,4, sehingga total tiga angka di belakang koma)
Pada pembagian bilangan desimal, jika pembagi berupa bilangan desimal, ubahlah terlebih dahulu menjadi bilangan bulat dengan mengalikan pembagi dan yang dibagi dengan 10, 100, atau kelipatannya.
Tahap berikutnya adalah membagi seperti biasa, lalu meletakkan koma sesuai perhitungan yang muncul.
Contoh pembagian:
6,25 ÷ 0,5
= (6,25 × 10) ÷ (0,5 × 10)
= 62,5 ÷ 5
= 12,5
Sebagai penutup, penguasaan cara menghitung bilangan desimal memberikan bekal yang sangat bermanfaat untuk memahami berbagai persoalan hitungan.
Kemampuan ini juga dapat menunjang keberhasilan dalam banyak bidang yang berhubungan dengan angka. (Shofia)
Baca Juga: 8 Contoh Soal Pembagian Pecahan untuk Latihan Matematika secara Mandiri
