Cara Menghitung Bunga Deposito Hanya dengan Kalkulator HP
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung bunga deposito adalah hal penting yang perlu Anda lakukan sebelum memutuskan menyimpan uang dalam jangka panjang. Arti dari deposito itu sendiri adalah jenis simpanan di bank yang penyetoran dan penarikannya hanya dapat dilakukan oleh nasabah di waktu tertentu. Jadi, dapat dikatakan bahwa deposito adalah simpanan berjangka.
Mengapa Memilih Deposito?
Menabung secara deposito adalah pilihan dan hak bagi setiap nasabah bank. Dilansir dari beberapa sumber, deposito termasuk salah satu produk investasi yang bisa memberikan keuntungan. Namun, berbeda dengan sistem menabung pada umumnya, deposito ada minimal nominal setoran, jangka waktu simpanan, ketentuan pencairan dana, dan juga bunga.
Bunga deposito merupakan hal yang membuat simpanan jangka panjang ini menjadi nilai investasi. Setiap bank memiliki ketentuan yang berbeda-beda tentang besaran bunga deposito. Namun, sebelum melakukan investasi jenis ini Anda perlu memahami cara menghitung bunga deposito dan rencana keuangan Anda beberapa tahun ke depan.
Cara Menghitung Bunga Deposito
Dilansir dari Cimbniaga.com, ada dua rumus utama yang bisa Anda gunakan sebagai cara menghitung bunga deposito. Simak ulasannya berikut ini, ya!
Rumus Pertama
Keuntungan dari Bunga Deposito
{Setoran Pokok X Suku Bunga Deposito X Tenor (dalam satuan hari)} : 365
Jumlah Pajak Deposito
Tarif Pajak X Keuntungan dari Bunga Deposito
Jadi, keuntungan investasi deposito Anda bisa dihitung dengan rumus di bawah ini
Setoran Pokok + (Keuntungan dari Bunga Deposito – Jumlah Pajak Deposito)
Rumus Kedua
(Suku Bunga Deposito X Setoran Pokok Deposito X 30 hari X 80%) : 365
Gimana mudah bukan? Pelajari lebih lanjut tentang ragam investasi dan deposito sebelum memulai menabung, ya! (AG)

