Cara Menghitung Bunga Deposito Mudah untuk Pemula

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung deposito merupakan hal yang perlu untuk diketahui bagi seseorang yang akan berinvestasi dengan deposito. Deposito itu sendiri artinya adalah simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu.
Berbeda dengan sistem menabung di bank, menabung dengan deposito memiliki syarat tertentu seperti jumlah uang yang didepositokan, jangka waktu penyimpanan, hingga waktu pencairan deposito. Adapun karakteristik dari deposito bank yang dilansir dari Sikapiuangmu.ojk.go.id, yaitu:
Deposito bisa dicairkan (diambil) setelah jangka waktu berakhir.
Deposito yang akan mencapai jatuh tempo dapat diperpanjang otomatis (automatic roll over).
Deposito bisa dilakukan dengan mata uang rupiah atau mata uang asing.
Cara Menghitung Bunga Deposito
Lalu, apa sih keuntungan dari berdeposito? Jika menabung di bank, kita akan dikenakan biaya admin per bulannya. Ada beberapa jenis tabungan yang memberikan bunga, tapi tidak signifikan seperti deposito. Beberapa orang memilih deposito untuk menginvestasikan uangnya agar bisa digunakan di kemudian hari. Berikut adalah rumus dari menghitung bunga deposito.
Keuntungan bunga deposito = (suku bunga deposito x nominal yang disimpan x jumlah hari menyimpan uang) : 365
Pajak deposito = tarif pajak x bunga deposito
Pengembalian deposito = nominal investasi + (keuntungan bunga deposito – pajak deposito)
Hanya tiga rumus sederhana, kini Anda bisa menghitung keuntungan deposito. Semoga informasi di atas bermanfaat. Namun, bagi Anda yang tidak ingin mendapatkan keuntungan dari bunga, Anda bisa memulai investasi dengan emas atau saham. Klik bacaan tentang emas dan saham di bawah ini, ya! Selamat berinvestasi! (AG)
