Konten dari Pengguna

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar Menggunakan Harvard Style

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar Menggunakan Harvard Style. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar Menggunakan Harvard Style. Sumber: unsplash.com

Salah satu syarat tulisan ilmiah yang baik adalah adanya daftar pustaka. Daftar pustaka merupakan sebuah elemen wajib yang harus ada untuk memberikan rujukan atas sitasi demi menghargai sang penulis dan memudahkan pembaca untuk mereferensi ulang tulisan tersebut. Meskipun wajib namun ternyata banyak orang yang belum paham cara menulis daftar pustaka yang benar.

Menurut Witono Hardi, Tri Suryono, dan Said Hi Abbas dalam Manajemen Daftar Pustaka pada Karya Tulis Ilmiah dengan Mendeley (2020:1) suatu karya tulis ilmiah seperti disertasi, tesis, skripsi, maupun buku ajar memerlukan daftar pustaka dalam penyusunannya, dimana kualitas dan kuantitas daftar pustaka tersebut nantinya akan menentukan kualitas karya tersebut. Selain itu daftar pustaka yang baik akan terlihat pada posisi mana karya yang sedang dibuat diantara karya lain yang sejenis.

Ada beberapa metode sitasi dan daftar pustaka, misalnya saja American Psychological Association (APA), Vancouver Style, Turabian style, Harvard Style dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menulis daftar pustaka menggunakan Harvard Style yang lazim digunakan di Indonesia.

Illustrasi Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar Menggunakan Harvard Style. Sumber: unsplash.com

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar Menurut Harvard Style

Daftar pustaka dalam Harvard Style sedikit berbeda dengan dengan daftar pustaka lainnya. Inilah cara penulisan daftar pustaka menurut Harvard style:

  1. Daftar pustaka menjadi satu daftar yang panjang dan tidak dibagi berdasarkan jenis rujukannya.

  2. Daftar pustaka dibuat dalam satu spasi dan berurutan sesuai abjad berdasarkan nama akhir penulis dan tanpa nomor. Apabila rujukan tersebut tidak memiliki nama penulis maka judul rujukan akan langsung digunakan namun tetap diurutkan berdasarkan abjadi.

  3. Nama penulis rujukan ditulis dengan nama belakang terlebih dahulu, lalu diikuti inisial nama depan dan nama tengah, baru dilanjutkan dengan tahun, judul, dan identitas lain seperti volume, edisi, dan penerbit rujukan.

  4. Jumlah penulis yang boleh dicantumkan maksimal 6 nama. Lebih dari 6 nama maka akan ditulis sebagai et.al.

  5. Apabila ada beberapa bahan rujukan dari satu penulis yang sama maka akan diurutkan berdasarkan tanggal terbit mulai yang terdahulu sampai yang paling baru. Jika tahunnya sama, maka urutkan berdasarkan huruf kecil dibelakang tanggal publikasi, misalnya 2000a, 2000b, 2000c, dan seterusnya.

  6. Setelah nama penulis maka dilanjutkan dengan tanggal atau tahun publikasi rujukan.

  7. Judul ditulis dengan huruf miring. Apabila ditulis tangan maka judul harus digarisbawahi manual.

Demikian penulisan daftar pustaka yang benar dengan menggunakan Harvard style. Selamat menulis! (AGI)