Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.1
Konten dari Pengguna
Cara Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100 dalam Matematika
17 Desember 2023 21:07 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Cara pembagian bilangan cacah sampai 100 perlu diketahui setiap siswa. Pasalnya, kemampuan membagi bilangan cacah merupakan salah satu dasar utama dalam pembelajaran Matematika .
ADVERTISEMENT
Keterampilan tersebut tidak hanya berguna dalam beberapa soal Matematika saja. Akan tetapi juga bisa menjadi pondasi agar lebih memahami konsep pembelajaran yang lebih kompleks.
Cara Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100
Berdasarkan Buku Pintar Pembelajaran SD/MI 5 in 1, Tim Guru Indonesia, dkk., (2010:3), bilangan cacah adalah bilangan bulat yang diawali dari angka 0 (nol) sampai dengan tak terhingga. Contoh: 0, 1, 2, 3, 4, 5,……dan seterusnya.
Inilah cara pembagian bilangan cacah sampai 100 dalam mata pelajaran Matematika mengutip dari buku Siap Mhdp UN 09 SD (BI, MAT, IPA), Wahono, dkk., (2009:94).
Pembagian dilambangkan dengan tanda (:) atau (-). Pembagian merupakan lawan dari perkalian. Pembagian suatu bilangan dengan bilangan lain berarti mengurangi bilangan yang dibagi dengan bilangan pembagi sampai habis.
ADVERTISEMENT
Contoh: 10 : 2 = 10 – 2 – 2 – 2 – 2 – 2 = 0
Pembagian dapat dilakukan dengan cara bersusun panjang dan bersusun pendek.
Contoh: 786 : 3 =
Sifat-Sifat Pembagian
Pembagian dalam bilangan cacah mempunyai beberapa sifat, yaitu sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
Membaca Bilangan Cacah
Membaca bilangan mulai dari angka 0 sampai dengan 100 terdapat puluhan dan satuan seperti contoh apabila ada angka 66 maka:
Untuk membaca angka 66, maka bisa mengingat bahwa angka tersebut terdiri dari dua angka yang merupakan puluhan dan satuan jadi dibaca enam puluh enam.
Itulah cara pembagian bilangan cacah sampai 100. Dengan mengikuti cara di atas, maka siswa bisa mengembangkan keterampilan Matematika dasar yang dimiliki. (Adm)