Konten dari Pengguna

Cara Pengukuran Debit Air Sungai dan Alat yang Digunakan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pexels.com - Cara pengukuran debit air sungai
zoom-in-whitePerbesar
Pexels.com - Cara pengukuran debit air sungai

Cara pengukuran debit air sungai diperlukan untuk mengetahui potensi sumberdaya air di suatu wilayah Debit Air Sungai (DAS). Debit aliran dapat dijadikan sebuah alat untuk memonitor dan mengevaluasi neraca air suatu kawasan melalui pendekatan potensi sumberday aair permukaan yang ada.

Cara pengukuran debit air sungai ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan karena memerlukan metode dan alat khusus yang digunakan untuk mengukurnya. Debit aliran merupakan satuan untuk mendekati nilai-nilai hidrologis proses yang terjadi di lapangan.

Pixabay.com

Cara Pengukuran Debit Air Sungai

Cara pengukuran debit air sungai atau saluran terbuka diperlukan dalam proses pengukuran dan perhitungan kecepatan, kedalaman dan lebar aliran serta penghitungan luas penampang basah, untuk menghitung debit di sungai dan saluran terbuka.

Sebelum menghitung, perlu diingat bahwa distribusi kecepatan aliran di dalam alur tidak sama arah horisontal maupun arah vertikal. Dengan kata lain kecepatan aliran pada tepi alur tidak sama dengan tengah alur, dan kecepatan aliran dekat permukaan air tidak sama dengan kecepatan pada dasar alur.

Terdapat 2 cara pengukuran debit air sungai, yaitu secara langsung dan tidak langsung.

Pengukuran debit air sungai secara langsung adalah pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan peralatan berupa alat pengukur arus (current meter), pelampung, zat warna, dll. Debit hasil pengukuran bisa langsung dihitung setelah pengukuran selesai dilakukan. Pengukuran ini biasanya dilakukan menggunakan current meter (alat ukur arus), dan dilakukan dengan cara merawas, dari jembatan, dengan menggunakan perahu, dengan menggunakan winch cable way dan dengan menggunakan cable car.

Sementara, pengukuran debit secara tidak langsung adalah pengukuran debit yang dilakukan dengan menggunakan rumus hidrolika misal rumus Manning atau Chezy. Pengukuran biasanya dilakukan dengan cara mengukur parameter hidraulis sungai yaitu luas penampang melintang sungai, keliling basah, dan kemiringan garis energi. Garis energi diperoleh dari bekas banjir yang teramati di tebing sungai.

Alat yang Digunakan untuk Mengukur Debit Air Sungai

Current meter adalah alat untuk mengukur kecepatan aliran (kecepatan arus). Melansir dari buku Belajar Kimia Menarik SMA/MA Kelas XII, current meter dapat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan metode pengukurannya. Kedua jenis current meter tersebut adalah:

  1. Current meter dengan pengukuran non-otomatik, yaitu current meter yang cara pengukuran atau perekaman data kecepatan arus yang harus dilakukan langsung oleh seseorang untuk membacanya, biasanya alat ini ditempatkan pada suatu struktur tertentu.

  2. Current meter dengan pengukuran otomatik, yaitu current meter yang merekam data kecepatan arus tanpa selalu harus langsung diperiksa oleh pengguna, Biasanya tipe ini memiliki sarana penyimpanan data yang cukup untuk jangka waktu pengukuran tertentu. (DNR)