Cedera Otot: Pengertian, Gejala, dan Cara Mengatasinya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah cedera otot pasti sudah sering kita dengar atau alami sendiri, tapi sebenarnya apa yang dimaksud cedera otot? Apakah sama dengan nyeri otot?
Dalam artikel kali ini kita akan membahas lengkap mengenai apa yang dimaksud cedera otot. Bukan hanya pengertiannya saja, kita juga akan belajar mengenali apa penyebab dan gejala cedera otot juga bagaimana cara mengatasinya agar tidak menjadi lebih parah.
Pengertian Cedera Otot
Pengertian cedera otot atau yang biasa disebut juga dengan otot tertarik (kram), adalah suatu kondisi yang ditandai dengan otot-otot serta tendon pada otot yang tertarik berlebihan karena tekanan besar yang disebabkan oleh aktivitas fisik yang berat atau yang sederhana namun berulang.
Cedera ini dapat terjadi pada otot mana saja tapi lebih sering terjadi seperti pada cedera lutut, punggung bawah, bahu, leher, dan hamstring (otot di belakang paha).
Penyebab Cedera Otot
Berikut beberapa penyebab umum cedera otot.
Kurang pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik
Badan dalam kondisi tidak fit
Kurang lentur
Kelelahan
Keletihan
Mengangkat benda berat dalam posisi yang tidak tepat
Melompat
Berlari
Tergelincir
Kehilangan pijakan
Cedera otot akut biasanya terjadi dalam sekejap, sedangkan cedera otot kronis terjadi akibat gerakan berulang. Cedera otot yang lebih serius biasanya disebabkan oleh faktor berikut:
Memiliki postur tubuh yang buruk.
Menahan leher atau punggung dalam posisi kaku dalam waktu yang lama.
Melakukan olahraga berat seperti tenis, golf, bisbol, dan mendayung.
Gejala Cedera Otot
Rasa nyeri berkepanjangan
Otot terasa kaku
Muncul memar atau ruam kemerahan
Adanya pembengkakan
Kejang otot
Luka sayatan terbuka
Otot tidak dapat digerakkan
Lelah
Cara Mengatasi Cedera Otot
Melansir dari buku Pertolongan Pertama, Kartono Mohamad, 1975, cedera otot yang ringan dapat diredakan atau diatasi dengan beberapa cara berikut ini:
Menggunakan obat anti peradangan.
Melakukan peregangan otot.
Memberikan panas pada otot yang cedera.
Mengkompres bagian yang terasa nyeri.
Melakukan pemanasan dan berolahraga.
Sedangkan untuk kasus cedera otot yang lebih parah seperti cedera otot akut atau kronis, akan lebih baik bila Anda menyerahkan penangannnya pada tim medis. (DNR)
