Cerita tentang Jumat Agung dan Maknanya bagi Umat Nasrani

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada bulan April 2022, umat Nasrani akan merayakan Jumat Agung. Jadi, Jumat Agung merupakan hari peringatan penyaliban Yesus Kristus di bukit Golgota. Apabila dilihat dari kalender Masehi, maka Jumat Agung dirayakan pada hari Jumat sebelum minggu Paskah. Lalu, bagaimana cerita tentang Jumat Agung dan maknanya bagi umat Nasrani?
Cerita tentang Jumat Agung dan Maknanya
Jumat Agung merupakan salah satu dari hari Tri Suci, yakni rangkaian akhir Paskah yang meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan Misa Kebangkitan Yesus atau Malam Paskah. Tri Hari Suci ini adalah ibadah bagi umat Nasrani, khususnya Katolik dalam peringatan kematian hingga kematian Yesus.
Artinya, cerita tentang Jumat Agung merupakan sebuah peringatan wafatnya Yesus Kristus di kayu salib setelah diadili. Kematian inilah yang dipercayai oleh umat Nasrani sebagai bentuk penebusan dosa umat manusia. Akan tetapi, Jumat Agung bukanlah momen untuk berduka cita, tetapi momen yang penuh cinta.
Adapun makna Jumat Agung bagi umat Nasrani adalah mengajarkan umat bahwa adanya pengampunan dari Tuhan. Dalam peristiwa penyaliban Yesus Kristus, Tuhan menunjukkan kecintaannya pada semua umat Nasrani dengan mengampuni dosa mereka. Tidak hanya itu, semasa Yesus hidup, beliau juga menunjukkan betapa pentingnya kasih bag kehidupan. Beliau senantiasa menolong dan mengasihi orang-orang di sekitarnya.
Mengutip dari buku Alkitab dalam Paradigma Fisikawan karya Valentinus Galih Vidia Putra (2018:33), makna Jumat Agung lainnya adalah menunjukkan bahwa penderitaan bukanlah akhir dari sebuah cerita. Semua orang mempunyai beban dan penderitaannya masing-masing. Memang menjadi orang Nasrani tidak menjanjikan akan hidup nyaman dan selalu senang. Akan ada banyak tantangan kehidupan yang harus dilalui.
Akan tetapi, Anda harus percaya jika hidup memang dihiasi dengan berbagai ujian dan tantangan. Dengan memperingati Jumat Agung, Anda akan menganggap penderitaan sebagai awal perjalanan sehingga dapat lebih memaknai hidup.
Itulah makna Jumat Agung yang dapat dirasakan oleh umat Nasrani saat merayakannya. Semoga kita senantiasa menjadi umat yang penuh cinta dan kasih layaknya Yesus Kristus semasa hidupnya. (Anne)
