Konten dari Pengguna

Ciptaan Tuhan pada Mulanya menurut Ayat Alkitab

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya? - Sumber: pixabay.com/pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya? - Sumber: pixabay.com/pexels

Bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya disebutkan dalam Kejadian 1:1. Alkitab memang tidak secara langsung memberi tahu kapan Tuhan menciptakan alam semesta atau bagaimana caranya. Namun, ciptaan-Nya yang pertama kali disebutkan dengan jelas.

Kitab Kejadian merupakan dasar pemahaman mengenai penciptaan dan asal-usul manusia. Inilah yang nantinya menjadi landasan penting dalam hubungan umat Kristen dengan Allah.

Bagaimana Ciptaan Tuhan pada Mulanya?

Ilustrasi Bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya - Sumber: pixabay.com/covenantmedia

Kitab Kejadian adalah bagian pertama dalam Alkitab. Merupakan salah satu bagian Pentateukh (lima kitab pertama) yang terdiri dari Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan.

Kitab Kejadian memberikan catatan mengenai penciptaan dunia dan manusia. Kisah mengenai urutan penciptaan dapat ditemukan dalam Kitab Kejadian, terutama pada pasal 1-2.

Dalam kitab ini, digambarkan bahwa seluruh ciptaan di alam semesta ini dibentuk dari ketiadaan menjadi ada. Jadi, bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya?

Kitab Kejadian dimulai dengan pernyataan bahwa pada awalnya, Tuhan menciptakan langit dan bumi. Dijelaskan dengan pernyataan bahwa pada awalnya Tuhan menciptakan langit dan bumi dan jadilah terang.

Pada hari pertama, Tuhan menciptakan cahaya dan memisahkannya dari kegelapan. Jika ditafsirkan secara apa adanya, peristiwa tersebut dapat tergambar dalam ayat Alkitab berikut:

"Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama" (Kejadian 1:5).

Berdasarkan buku Lembar Kerja Siswa Tuhan Sahabat Sejati 1, Dr. Youke Singal, M.Th, 2021, Tuhan menciptakan segala sesuatu, baik langit maupun bumi. Istilah "langit" mengacu pada semua yang ada di luar bumi, termasuk ruang angkasa.

Meskipun bumi sudah diciptakan, tetapi belum dibentuk secara khusus, walaupun air sudah hadir. Kemudian, Tuhan menciptakan cahaya. Dia memisahkan cahaya dari kegelapan, menamai cahaya sebagai "siang" dan kegelapan sebagai "malam."

Ini merupakan langkah pertama dalam membentuk struktur dasar alam semesta. Penciptaan tersebut menunjukkan kuasa Tuhan dalam mengatasi kegelapan dan membawa terang ke dalam dunia yang baru diciptakannya.

Baca Juga: Menilik Urutan Penciptaan Menurut Alkitab Kejadian 1-7

Demikian penjelasan singkat untuk menjawab pertanyaan bagaimana ciptaan Tuhan pada mulanya. Jawaban disesuaikan dengan penjelasan yang ada di dalam Alkitab yang menjadi sumber ajaran agama bagi umat Kristen. (DNR)