Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Khusus Ayam Berdasarkan Habitatnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ayam yang bertengger di dahan pohon. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ayam yang bertengger di dahan pohon. https://www.freepik.com/

Ayam identik dengan telur maupun daging yang dikonsumsi untuk memenuhi gizi manusia terutama kandungan protein yang bermanfaat untuk membangun, memperkuat dan memperbaiki atau mengganti sel rusak dalam tubuh. Akan tetapi terdapat banyak jenis ayam terutama berdasarkan habitatnya hidup. Lantas di mana saja ayam hidup dan ciri-ciri khusus apa yang dimiliki ayam berdasarkan habitatnya?

Ciri-Ciri Khusus Ayam Berdasarkan Habitatnya

Dikutip dari buku yang berjudul Ayam Kampung oleh tim agriflo (2013: 8) ayam merupakan unggas dengan populasi paling banyak di dunia. Ayam pada awalnya hidup di hutan, kemudian dijinakkan untuk hewan aduan. Industri ayam konsumsi mulai dibangun pada abad ke-19.

Habitat ayam awalnya adalah hutan. Namun dengan kebutuhan manusia akan daging dan telur ayam, kemudian dikembangkan jenis-jenis ayam yang diternakkan dalam kandang. Berikut Ciri-ciri ayam berdasarkan habitatnya.

1. Daging

Daging ayam yang hidup liar cenderung keras dan alot karena kehidupan ayam yang mencari makan dan membuat otot ayam bekerja keras. Semenata daging ayam ternak lebih lembut karena otot-otot ayam tidak bekerja keras dalam mencari makan.

2. Telur

Ayam yang hidup liar menghasilkan sedikit telur mengikuti siklus kawin ayam. Selama satu tahun ayam liar secara alami berproduksi sebanyak 3 kali dengan produksi telur sebanyak 45 butir. Sementara ayam ternak terutama ayam petelur dalam satu tahun dapat menghasilkan telur sebanyak 250-300 butir.

3. Terbang

Ayam liar dapat terbang untuk mencari makanan dan menghidari dari sergapan mangsanya. Tidak seperti burung, jarak terbang ayam cukup pedek. Namun ayam ternak tidak bisa terbang karena selama hidupnya makanan selalu disediakan dan tidak ada mangsa yang menyerangnya.

Ilustrasi ayam yang sedang makan. https://www.freepik.com/

4. Kekuatan Kaki

Kekuatan kaki ayam liar sangatlah kuat, bahkan ayam berjenis dong tao memiliki kaki sangat besar sehingga sering disebut ayam kaki gajah. Sementara ayam ternak teutama ayam broiler memiliki kaki yang berbanding terbalik dengan ukuran tubuh. Sering kali didapati ayam broiler yang tidak bisa jalan karena pertumbuhan kaki ayam broiler tidak secepat tubuhnya.

5. Ketehanan Tubuh

Ayam liar memiliki ketahanan tubuh yang sangat tinggi karena kehidupan yang mengharuskannya mencari makan, bertarung untuk mencari indukan dan juga bertahan dari sergapan predator. Sementara ayam ternak memiliki ketahanan tubuh yang cukup rendah. Oleh karena itu ayam ternak memerlukan zat anti bodi.

Perkembangan genetik yang pada ayam peternak memberi manfaat besar untuk memenuhi kebutuhan manusia akan daging dan telur. Akan tetapi perkembangan tersebut membuat fisik ayam sangat lemah. (MZM)